BANYUMAS – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Purwokerto–Cilongok, tepatnya sekitar 50 meter sebelah timur SPBE Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Sabtu (18/7/2026) pagi. Sebuah mobil pikap Mitsubishi T120 SS bernomor polisi R-1585-CR yang mengangkut 10 ekor kambing terperosok ke pekarangan sedalam sekitar lima meter setelah diduga disenggol truk bak terbuka yang kemudian melarikan diri.
Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka. Sementara seluruh kambing yang diangkut dilaporkan selamat.
Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.37 WIB dan dilaporkan pada pukul 09.00 WIB.
Menurut kronologi, sebuah truk bak terbuka yang belum diketahui identitasnya melaju dari arah timur ke barat. Saat hendak mendahului Mitsubishi T120 SS yang berada di depannya, truk tersebut diduga menyenggol bagian kanan belakang kendaraan pikap.
Benturan tersebut membuat pikap kehilangan kendali, oleng ke kiri, lalu masuk ke pekarangan sedalam sekitar lima meter. Setelah kejadian, pengemudi truk langsung meninggalkan lokasi sehingga kasus ini dikategorikan sebagai tabrak lari.
Mobil pikap tersebut diketahui berasal dari Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, dan sedang dalam perjalanan menuju Pasar Cilongok untuk mengantarkan kambing pada hari pasaran Sabtu Legi.
Pengemudi berinisial NR (50), warga Desa Kotayasa, mengalami luka sobek sekitar dua sentimeter di punggung kaki kiri serta nyeri pada pinggang. Korban dalam kondisi sadar dan menjalani perawatan di RS Hermina Purwokerto.
Lima penumpang lainnya juga mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda. SR (40) mengalami nyeri pinggang kiri dan lecet pada tangan kiri, WR (45) mengeluhkan nyeri dada, SK (61) mengalami cedera pada kaki kiri dan dirawat di RSUD Ajibarang, sedangkan MR (66) mengalami cedera kepala ringan dan dirawat di rumah sakit yang sama.
Satu penumpang lainnya, KR (70), dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan di RSUD Ajibarang. Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.
Sebelumnya, beredar informasi di media sosial yang menyebut kecelakaan terjadi karena pengemudi berusaha menghindari sepeda motor bermuatan buah melon. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan sementara kepolisian, kecelakaan diduga dipicu senggolan dengan truk bak terbuka yang melarikan diri usai kejadian.
Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas truk beserta pengemudinya yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Penulis : Angga Saputra






