NASIONAL – Kementerian Agama (Kemenag) gencar menggencarkan program Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan. Beasiswa ini spesial disiapkan bagi para pendidik di pesantren dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ).
Pendaftaran dibuka mulai 1 April hingga 31 Mei 2026. Tersedia tiga program studi: Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Pendidikan Agama Islam di UIN Siber Syekh Nurjati.
Kuliah Tanpa Tinggalkan Mengajar
Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an, Aziz Syafiuddin, menjelaskan program ini dirancang khusus untuk memudahkan para ustaz dan ustazah.
“Program beasiswa ini dirancang khusus agar ustaz dan ustazah bisa kuliah tanpa meninggalkan tugas mengajar. Sistemnya fleksibel, berbasis daring, sehingga tetap bisa mengabdi di masyarakat,” ujar Aziz.
Pernyataan itu disampaikannya saat mewakili Direktur Pesantren Kemenag pada Sarasehan dan Silaturahmi Akbar Guru LPQ se-Kota Bekasi di Masjid Agung Al-Barkah, Kamis (30/4/2026).
Biaya Penuh Dari Awal Sampai Lulus
Aziz menegaskan, seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh oleh pemerintah.
“Seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh, mulai dari pendaftaran hingga lulus. Ini adalah kesempatan besar yang harus dimanfaatkan oleh para guru LPQ,” tambahnya.
Kegiatan di Bekasi itu diikuti lebih dari 1.000 ustaz dan ustazah dari berbagai LPQ.
Targetkan 222.040 Guru LPQ yang Belum Sarjana
Aziz berharap peningkatan jenjang pendidikan ini memperkuat kompetensi pendidik LPQ, terutama dalam metodologi dan pemanfaatan teknologi pembelajaran.
“Kita ingin ustaz dan ustazah tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga memiliki pendekatan pembelajaran yang efektif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan anak-anak di era modern,” tegasnya.
Berdasarkan data EMIS, jumlah pengajar LPQ di seluruh Indonesia mencapai 459.659 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 222.040 orang belum menempuh pendidikan sarjana.
“Mereka luar biasa, mampu mengajar mengaji, tilawah, dan membimbing anak-anak. Namun kami melihat pentingnya peningkatan kapasitas, khususnya dalam penguasaan metodologi pembelajaran,” jelasnya.
Kakan Kemenag Bekasi: Guru LPQ Kunci Karakter Generasi
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, Ali Mashuri, mendukung penuh upaya peningkatan kualitas SDM guru LPQ melalui jalur formal.
“Kami sangat mendukung dorongan agar para guru LPQ meningkatkan jenjang pendidikannya. Ini adalah langkah penting dalam memperkuat kualitas pembelajaran Al-Qur’an di masyarakat,” ujarnya.
Ali menegaskan, peningkatan kapasitas guru menjadi kunci mencetak generasi unggul dan berakhlak. “Guru LPQ memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi mereka harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.
Ia pun mengajak seluruh ustaz dan ustazah di Kota Bekasi memanfaatkan peluang beasiswa ini.
“Kami berharap para guru LPQ di Kota Bekasi dapat memanfaatkan program beasiswa ini dengan sebaik-baiknya sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan diri dan kualitas pendidikan,” tutupnya. (Angga Saputra)








