INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Jembatan Nyaris Roboh, Warga Bikin Jembatan Bambu di Bojong, Pejawaran

Sabtu, 10 April 2021

Pejawaran – Sejak fondasi ambuk terbawa arus beberapa hari lalu, kondisi jembatan Dusun Bojong, Desa Penusupan, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara miring dan nyaris roboh. Padahal jembatan tersebut merupakan segitiga emas jalur ekonomi warga yang menghubungkan beberapa wilayah yakni Kecamatan Pagentan, Pejawaran, Wanayasa, dan Batur.

Masih tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir ini membuat kondisi jembatan Bojong semakin mengkhawatirkan. Padahal jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat penghubung tiga kecamatan, termasuk jalur alternatif menuju dataran tinggi Dieng.

Bagyo, warga Desa Pejawaran mengatakan, tingginya curah hujan membuat arus Sungai Bojong semakin deras yang membuat tiang tengah jembatan ambruk. Hal ini membuat kondisi jembatan miring.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Tiang penyangga jembatan sudah ambruk akibat terbawa arus. Untuk sementara warga membangun jembatan darurat dengan bambu, hanya kendaraan roda dua yang bisa melintas. Kami berharap pembangunan jembatan ini segera dilakukan,” katanya.

Menurutnya, akibat kondisi jembatan yang semakin mengkhawatirkan, sejumlah kendaraan roda empat yang akan menunju Dieng melalui Kecamatan Pagentan harus memutar melewati Desa Darmasari, Penusupan. Atau melalui jalur Banjarnegara-Karangkobar.

Sementara itu, Kepala DPU PR Banjarnegara melalui Kabid Bina Marga Arqom Al Fahmi mengatakan, perbaikan jembatan tersebut sebenarnya sudah dianggarkan dan akan dibangun tahun ini. Bahkan anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut sudah masuk APBD tahun 2021 sebesar Rp 1,5 miliar.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Dengan kondisi ini, maka pembangunan jembatan akan dipercepat. Nantinya, saat dilakukan pembangunan jembatan, akses jalur tersebut akan ditutup total.

“Untuk memperlancar proses, nanti jalur menuju jembatan akan ditutup total, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Sedangkan untuk waktu pengerjaan diperkirakan sekitar 150 hari kalender,” ujarnya.

Menanggapi keluhan masyarakat terkait kerusakan jembatan tersebut, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono melakukan tinjauan lokasi. Nahkan dia meminta agar pembangunan jembatan Kali Bojong di desa Pejawaran Kecamatan Pejawaran dikebut pelaksanaannya.

“Kami sudah memerintahkan DPU PR melalui kabid bina marga untuk mengawasi pelaksanaan permainan jembatan ini dengan sebaik-baiknya. Kami minta dikebut dengan hasil yang terbaik. Karena jembatan ini merupakan akses yang sangat penting bagi masyarakat,” katanya.

Jembatan tersebut merupakan jalur favorit para wisatawan yang akan menuju Dieng melalui jalur Singamerta Pagentan.

“Ini memang sudah kami siapkan untuk pembangunan jembatan, sehingga bisa dipercepat pelaksanaanya,” ujarnya.

Seperti diberitakan, jalur menuju Dieng via Kecamatan Pagentan, ditutup untuk kendaraan roda empat. Penyebabnya, jembatan Kali Bojong sepanjang 16 meter yang berada di Desa Panusupan Pejawaran miring setelah tiang penyangga ambruk tergerus arus sungai. Tiang penyangga utama jembatan ambrol. Sedangkan di tepi jembatan, temboknya pun ambrol dan tanahnya longsor tergerus arus sungai.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Aliansi Banyumas Cinta Budaya Desak Aparat Tindak Tegas Ormas Keagaam Yang Bubarkan Gelaran Seni Kuda Kepang

Selanjutnya

Jelang Ramadhan, Bupati Banyumas minta pantau ketersediaan bahan pangan

TERBARU

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Senin, 2 Februari 2026

Mediasi Konflik Lintas Desa di Banyumas Dimulai, Kesepakatan Damai Dicapai

Mediasi Konflik Lintas Desa di Banyumas Dimulai, Kesepakatan Damai Dicapai

Senin, 2 Februari 2026

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Senin, 2 Februari 2026

POPULER BULAN INI

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Gemilang! Perbakin Banyumas Raih 3 Emas di Kejuaraan Menembak Nasional

Senin, 2 Februari 2026

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Mediasi Sengketa Lahan Menara Teratai Belum Capai Kesepakatan, Pihak Diberi Waktu Dua Pekan

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

Jelang Ramadhan, Bupati Banyumas minta pantau ketersediaan bahan pangan

Jelang Ramadan, Penjual Bunga Tabur Memetik Untung

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com