INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Faisal Basri : Konsep Hilirisasi Sangat Sesat, Saya Siap Debat dengan Luhut

Selasa, 6 Februari 2024

NASIONAL, indiebanyumas.com – Ekonom Senior Indef, Faisal Basri belum lama ini tiba-tiba menantang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiaman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berserta anak buahnya yakni Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves, Septian Hario Seto untuk berdebat mengenai persoalan hilirisasi di dalam negeri.

Bagi Faisal Basri konsep hilirisasi ala pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) adalah sesat. Bahkan, ia tak segan untuk mengajak Co-Captain Timnas pasangan Capres dan Cawapres AMIN yakni Tom Lembong.

“Konsep (hilirisasi) yang sangat sesat, saya bisa debat deh sama Luhut, saya terbuka gitu, Anda organisir saja. Saya sama Tom Lembong deh berdua lawan Luhut dengan Seto,” ucapnya dalam diskusi publik Indef ‘Tanggapan Atas Debat Kelima Pilpres’ menguti CNNIndonesia, dikutip Selasa (6/2/2024).

Menurut Faisal, setelah debat itu terealisasi, masyarakat bisa sepaham dengan dirinya bahwa hilirisasi adalah konsep sesat. “Semua bisa selesai menunjukkan betapa sesatnya hilirisasi ini,” kata Faisal.

Sebagaimana diketahui, bahwa Tom Lembong juga pernah melemparkan kata bahwa hilirisasi yang dikerjakan oleh pemerintahan Presiden Jokowi ugal-ugalan. Pernyataan itu lantas dibantah Luhut, ia bilang hilirisasi seharusnya dapat dilihat datanya secara jangka panjang, terlebih harga komoditas mengalami naik turun. Termasuk untuk komoditas nikel yang saat ini harganya tengah terkerek naik.

Luhut menyebut, kalau dilihat selama 10 tahun terakhir ini, harga nikel dunia itu ada di angka sekitar US$ 15 ribu per ton. Angka tersebut mengalami kenaikan sejak 2014-2019, periode dimana pemerintah RI mulai melakukan hilirisasi, harga rata-rata nikel saat itu hanya US$ 12 ribu per ton.

“Jadi saya gak ngerti bagaimana Tom Lembong memberikan statement seperti itu bagaimana anda memberikan advice bohong kepada calon pemimpin yang anda dukung saya sedih lihat anda,” kata Luhut dalam sebuah postingan di Instagram @luhut.pandjaitan, dikutip Kamis (25/1/2024).

Oleh sebab itu, ia pun meragukan intelektualitas dari seorang Tom Lembong. Sebab karakternya dinilai tidak bagus. Bahkan apa yang dilakukan Tom Lembong ini juga mendapat komentar dari cucunya.

Cucu Luhut mempertanyakan bagaimana bisa seorang Tom Lembong yang merupakan seorang mantan menteri, kini malah menjelekkan pemerintahannya sendiri.

“Bagaimana opung ada seorang mantan menteri yang bicara menjelek-jelekan pemerintahnya sendiri dimana padahal waktu yang lalu dia bekerja di situ. What kind of personality is this opung? Dia bilang gitu,” ujarnya.

Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Profesor dan Guru Besar di Jogja Serukan Tobat Etika dan Moral

Selanjutnya

Tanggapi dengan Surat Terbuka, Alumni Merasa Malu Rektor Unsoed Sampaikan ‘Puji-pujian’ ke Jokowi

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Surat untuk Presiden: Ketika 151 Pensiunan Bank Mantap Purwokerto Berjuang Lepas dari Jerat Utang Rp46 Miliar

Surat untuk Presiden: Ketika 151 Pensiunan Bank Mantap Purwokerto Berjuang Lepas dari Jerat Utang Rp46 Miliar

Jumat, 11 September 2026

Hasil PORSI JAWARA II 2026: Ganda Putra UIN Saizu Raih Juara II Pencak Silat

Hasil PORSI JAWARA II 2026: Ganda Putra UIN Saizu Raih Juara II Pencak Silat

Jumat, 11 September 2026

Rektor UIN Saizu: Ancaman Demografi Mengintai, PTKIN Harus Berbenah

Rektor UIN Saizu: Ancaman Demografi Mengintai, PTKIN Harus Berbenah

Jumat, 11 September 2026

Selanjutnya

Tanggapi dengan Surat Terbuka, Alumni Merasa Malu Rektor Unsoed Sampaikan 'Puji-pujian' ke Jokowi

Masa Waktu Jabatan Kades 8 Tahun, Maksimal 2 Periode

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com