BANYUMAS – Dua peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Banyumas, pada Rabu (21/10/2026). Kebakaran pertama melanda lahan di tepi Jalan Raya Ajibarang-Purwokerto, Desa Cikidang, Kecamatan Cilongok. Beberapa jam kemudian, kebakaran menghanguskan sebuah rumah tinggal di Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas.
Dalam dua kejadian tersebut, petugas UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyumas diterjunkan untuk melakukan pemadaman. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, sementara kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan.
Lahan Seluas 50 Meter Persegi Terbakar di Cilongok
Kebakaran lahan di tepi Jalan Raya Ajibarang-Purwokerto, Desa Cikidang, Kecamatan Cilongok, pertama kali diketahui Saguh Yunianto saat melintas sekitar pukul 10.45 WIB.
Ia melihat kepulan asap tebal dari pinggir jalan, kemudian berhenti dan meminta bantuan masyarakat serta Polsek Cilongok. Karena asap semakin tebal, Saguh menghubungi layanan Call Center Damkar Banyumas untuk melaporkan kejadian tersebut.
Laporan diterima petugas pada pukul 10.56 WIB. Regu 2 Damkar dan Penyelamatan Induk Banyumas berangkat dua menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 11.15 WIB.
Petugas bersama unsur Polsek Cilongok, perangkat Desa Cikidang, dan masyarakat melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 11.46 WIB.
Berdasarkan laporan petugas, luas lahan milik H. Sugeng Santoso yang terbakar diperkirakan mencapai 50 meter persegi. Penyebab kebakaran sementara disebut akibat kelalaian manusia, sedangkan nilai kerugian masih dalam penghitungan.
Rumah di Tamansari Karanglewas Ludes Terbakar
Peristiwa kebakaran lainnya terjadi di rumah milik Tikem (60), yang beralamat di Jalan Sawah 1, Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas, pada Rabu siang.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pukul 14.29 WIB. Regu 2 Pos Damkar Tan Induk kemudian menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.01 WIB. Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu aktivitas membakar sampah di dalam rumah oleh salah satu penghuni.
Kebakaran pertama kali diketahui Sikem, warga yang tinggal di belakang rumah korban. Sekitar pukul 14.25 WIB, ia melihat api telah berkobar membakar bangunan rumah dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara swadaya sebelum petugas damkar tiba di lokasi.
Andaru menjelaskan, rumah tersebut dihuni dua kepala keluarga dengan total lima orang. Ketika kebakaran terjadi, sebagian penghuni sedang beraktivitas di luar rumah. Namun, Rasikun (40), salah satu anak pemilik rumah yang berkebutuhan khusus, masih berada di dalam rumah.
Akibat kejadian tersebut, bangunan rumah dilaporkan ludes terbakar. Besaran kerugian material masih dalam pendataan.
Penanganan kebakaran melibatkan Regu 2 Pos Damkar Tan Induk, ambulans Kitty Group, dan masyarakat setempat.
Dua peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di lahan terbuka maupun di lingkungan permukiman.
Masyarakat diimbau berhati-hati saat membakar sampah dan memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Pembakaran juga perlu dijauhkan dari bangunan, material mudah terbakar, serta area yang berpotensi memicu penjalaran api.
Hingga laporan ini disusun, penyebab kebakaran lahan di Cilongok disebut akibat kelalaian manusia, sedangkan kebakaran rumah di Karanglewas masih diduga berkaitan dengan aktivitas membakar sampah. Nilai kerugian dari kedua kejadian tersebut belum diketahui secara pasti. (Redaksi)







