INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Dialog Pelestarian Keraton Surakarta: Tedjowulan Hadir, Puruboyo Absen

Dialog Pelestarian Keraton Surakarta: Tedjowulan Hadir, Puruboyo Absen

Kementerian Kebudayaan menggelar dialog mengenai pelestarian keraton, Sabtu (13/12/2025) di Resto Plataran Gelora Bung Karno, Jakarta, dipimpin langsung Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon, M.Sc. (istimewa)

Sabtu, 13 Desember 2025

JAKARTA – Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kangjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan, menghadiri undangan Kementerian Kebudayaan untuk berdialog mengenai pelestarian keraton, Sabtu (13/12/2025). Pertemuan yang berlangsung di Resto Plataran Gelora Bung Karno, Jakarta, dipimpin langsung Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon, M.Sc., didampingi Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Dr. Restu Gunawan, M.Hum., serta jajaran kementerian.

Dialog yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu dihadiri sejumlah tokoh, antara lain KGPH Hangabehi, GKR Koes Moertiyah Wandansari, KPA Eddi Wirabumi, dan GKR Ayu Koes Indriyah. Namun, KGPH Puruboyo dan GKR Paku Buwono XIII tidak hadir tanpa memberikan keterangan resmi.

Juru Bicara Maha Menteri, Kangjeng Pakoenegoro, menyampaikan bahwa pemerintah menyayangkan ketidakhadiran mereka.

“Pak Menteri tadi menyatakan akan kembali mengundang para pihak, termasuk Gusti Puruboyo,” ujarnya melalui rilis yang diterima indiebanyumas.com, Sabtu (13/12/2025) petang.

Dalam dialog, dibahas pula konservasi, tata kelola, dan revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Pakoenegoro mengungkapkan, Presiden RI memberi arahan agar Maha Menteri menjalankan tugas ad interim sebagai Raja/Sunan hingga ditetapkan pengganti definitif.

Selain itu, Kementerian Kebudayaan tengah menggarap proyek konservasi Tata Pamer Museum Keraton dan revitalisasi Panggung Songgobuwono. Peresmian kedua proyek dijadwalkan pada Selasa (16/12/2025) oleh Menteri Kebudayaan, dengan kehadiran sejumlah pejabat negara dan tokoh penting.

Namun, Pakoenegoro menyayangkan adanya gesekan di Solo saat dialog berlangsung di Jakarta. “Kami mendapat kabar terjadi perebutan paksa disertai penguncian museum dan gerbang Kamandungan. Kami tidak bisa menyebutkan siapa yang terlibat,” katanya.

Ia menegaskan pesan Maha Menteri agar semua pihak menahan diri dan mengikuti koridor hukum demi kerukunan keluarga besar keraton.

“Masa berkabung 40 hari memang telah berlalu, tapi kita masih harus menahan diri. Dialog akan terus dilakukan demi masa depan keraton, bahkan hingga 100 hari, setahun, dua tahun, atau 1.000 hari setelah suruddalem Paku Buwono XIII,” pungkasnya. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

7.500 Muslimat NU Banyumas Gelar Doa Bersama dan Donasi Rp10 Juta untuk Korban Bencana

Selanjutnya

Desa Terkunci Konflik, Warga Jadi Korban

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Prof. Nur Syam: Moderasi Beragama Warisan Berharga Kemenag untuk Kerukunan Indonesia

Prof. Nur Syam: Moderasi Beragama Warisan Berharga Kemenag untuk Kerukunan Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026

Prespektif Ibnu Khaldun : Membaca Ulang Tiga Era Eksploitasi Hutan Indonesia

Paradoks: Upacara Kemerdekaan Agustus 2024 dan 2026

Jumat, 7 Agustus 2026

Kesadaran Injury Time Refleksi atas QS. Al-Munafiqun Ayat 9-11

Kesadaran Injury Time Refleksi atas QS. Al-Munafiqun Ayat 9-11

Jumat, 7 Agustus 2026

Selanjutnya
Desa Terkunci Konflik, Warga Jadi Korban

Desa Terkunci Konflik, Warga Jadi Korban

KUHP Baru Turun ke Desa, Warga Klapagading Kulon Diajak Melek Hukum

KUHP Baru Turun ke Desa, Warga Klapagading Kulon Diajak Melek Hukum

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com