INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Budiman Sudjatmiko Dorong Pembentukan Komite Sains Kepresidenan

Rabu, 10 Maret 2021
Natasia Christy Wahyuni / FMB | Rabu, 10 Maret 2021 | 13:02 WIB

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko mendorong pembentukan komite sains kepresidenan untuk mendorong kekuatan sains atau ilmu pengetahuan semakin tumbuh dan digdaya di Indonesia. Budiman mengatakan telah berdiskusi dengan sejumlah ilmuwan yang mendukung ide tersebut.

“Beberapa waktu lalu saya sempat berdiskusi dengan Dokter Mei, seorang neuroscientist (ahli saraf). Jarak fisik kami memang terjaga, tapi jarak ide, tidak. Kami bicara tentang contoh-contoh komite sains kepresidenan dan kantor perdana menteri di Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Selandia Baru,” kata Budiman dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Rabu (10/3/2021).

“Menurut saya, Presiden Jokowi juga seharusnya punya,” lanjutnya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Budiman, yang saat ini menjabat Komisaris Independen PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V), juga berbincang dengan Sekjen Inovator 4.0 Tedy Tricahyono dan neuroscientists lainnya, Prof Taruna Ikrar, serta pakar teknologi nano Prof Nurul Taufik. Mereka membahas tentang Neuro Nano Center sebagai inovasi kebugaran dan kesehatan otak untuk kawasan teknologi, Silicon Valley Indonesia, yang masih dalam perencanaan.

“Selain suara rakyat, kami sepakat suara sains juga diperlukan,” kata Budiman.

Budiman mengatakan situasi pandemi, ketidakpastian, dan melimpahnya teknologi akibat Revolusi 4.0 menutut kecepatan plus ketepatan kebijakan publik. Itu sebabnya, ujarnya, keberadaan komite sains kepresidenan menjadi hal penting.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Menurut Budiman, ide tentang komite sains kepresidenan sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kemampuan teknologi Indonesia lewat peran Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Saat membuka Rakernas Penguatan Ekosistem Inovasi BPPT tahun 2021 di Istana Negara, Senin (8/3/2021), Presiden Jokowi menyebut bahwa dunia tengah memasuki masa perang artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, sehingga negara-negara di dunia termasuk Indonesia berlomba-lomba untuk dapat menguasai AI.

Presiden menambahkan persaingan untuk menguasai AI sudah sama seperti space war di era perang dingin, artinya siapa yang menguasai AI akan berpotensi menguasai dunia. Itu sebabnya, presiden menginstruksikan agar BPPT bersinergi dengan berbagai pihak mulai dari talenta-talenta diaspora, para peneliti di universitas, startup teknologi, sampai anak-anak muda yang sangat militan.

“Persaingan dalam menguasai AI sudah sama dengan kayak space war di era perang dingin. Siapa yang menguasai AI dia yang akan berpotensi menguasai dunia. Ini kita kejar-kejaran,” kata presiden.

Presiden berharap BPPT menjadi lembaga extraordinary untuk menemukan cara-cara baru, inovatif, dan kreatif, serta menghasilkan karya nyata kontributif untuk kemajuan bangsa.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kemendikbud Pertimbangkan ‘Agama’ Masuk Visi Pendidikan 2035

Selanjutnya

6 Perbedaan Vaksin AstraZeneca dan Sinovac | Burung yang Hilang 170 Tahun Muncul di Kalimantan

TERBARU

Rektor Bukan Cuma Urusan Internal Kampus, Masyarakat Punya Hak Suara

Rektor Bukan Cuma Urusan Internal Kampus, Masyarakat Punya Hak Suara

Selasa, 3 Februari 2026

Launching RDF dan Recycling Center, Bupati Banyumas Targetkan 10 Unit

Launching RDF dan Recycling Center, Bupati Banyumas Targetkan 10 Unit

Selasa, 3 Februari 2026

Ketua DPRD Banyumas Tekankan Komunikasi Eksekutif-Legislatif, Siap Dorong Dewan Lebih Aspiratif

Ketua DPRD Banyumas Tekankan Komunikasi Eksekutif-Legislatif, Siap Dorong Dewan Lebih Aspiratif

Selasa, 3 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Polemik Puskesmas 2 Cilongok, Anang Kostrad Dorong Pembangunan Puskesmas 3

Selasa, 3 Februari 2026

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

MA Kabulkan Kasasi JPU Banyumas, Kades Suro dan Warga Divonis 8 Bulan Penjara

Senin, 2 Februari 2026

Selanjutnya

6 Perbedaan Vaksin AstraZeneca dan Sinovac | Burung yang Hilang 170 Tahun Muncul di Kalimantan

Sejarah dan Pelajaran Penting dari Peristiwa Isra Miraj

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com