INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

813 Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar, Bupati Banyumas Resmi Buka MPLS PKBM Surya Muhammadiyah

813 Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar, Bupati Banyumas Resmi Buka MPLS PKBM Surya Muhammadiyah

Bupati Banyumas (tengah) secara resmi membuka kegiatan yang diikuti 813 warga belajar Anak Tidak Sekolah (ATS) dari berbagai latar belakang usia, termasuk peserta hingga 55 tahun. (Foto: Dok. Sub Bag Prokompim Setda Banyumas)

Minggu, 9 Agustus 2026

BANYUMAS – Sebanyak 813 warga belajar yang sebelumnya masuk dalam kategori Anak Tidak Sekolah (ATS) kini kembali mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan. Mereka tergabung dalam program belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Surya Muhammadiyah, yang merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Pasti Sekolah.

Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) PKBM Surya Muhammadiyah Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung di Auditorium Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Minggu (9/8/2026). Acara yang berlangsung khidmat tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Banyumas dan diikuti secara serentak oleh 25 PKBM lainnya di wilayah Banyumas.

813 Warga Belajar dari Berbagai Latar Belakang

Ketua Penyelenggara MPLS PKBM Surya Muhammadiyah, Asep Saeful Anwar, menjelaskan bahwa ribuan warga belajar yang berhasil dijaring berasal dari latar belakang dan kelompok usia yang sangat beragam. Tidak hanya anak-anak dan remaja, program ini juga diminati oleh orang dewasa yang ingin menuntaskan pendidikannya.

“Dari total 813 peserta yang masuk, terdiri dari 213 warga belajar Paket A (setara SD), 225 warga belajar Paket B (setara SMP), dan 374 warga belajar Paket C (setara SMA). Latar belakang pesertanya sangat beragam, bahkan ada yang berusia hingga 55 tahun dan pasangan suami-istri yang antusias mendaftar bersama,” ungkap Asep di sela-sela acara.

Menurut Asep, tingginya minat masyarakat ini tidak lepas dari sinergi yang solid antara pemerintah daerah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas, akademisi, hingga masyarakat itu sendiri. Kehadiran puluhan PKBM yang melaksanakan MPLS secara serentak juga menjadi bukti nyata antusiasme warga terhadap akses pendidikan yang selama ini terputus.

Bupati: Pendidikan Butuh Gotong Royong

Dalam sambutannya, Bupati Banyumas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PDM Banyumas, pengelola PKBM, para tutor, serta semua pihak yang telah berkontribusi menyediakan wadah pembelajaran yang inklusif.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Muhammadiyah Banyumas. PKBM ini sudah mampu merangkul lebih dari 800 warga belajar untuk kembali mengenyam pendidikan. Ini adalah dukungan luar biasa bagi Pemkab Banyumas dalam mengentaskan anak tidak sekolah,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa keberadaan PKBM memberikan kesempatan emas bagi masyarakat untuk kembali belajar, mengembangkan potensi diri, menambah pengetahuan dan keterampilan, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Program Pasti Sekolah yang menjadi salah satu dari Trilas Program Banyumas ini, kata dia, tidak akan berhasil tanpa kolaborasi seluruh elemen.

“Manfaatkanlah kesempatan belajar di PKBM ini dengan sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk bertanya, jangan takut untuk berdiskusi, dan gali ilmu sebanyak mungkin. Jadikan proses belajar ini sebagai perjalanan yang menyenangkan dan bermakna,” pesan Bupati kepada para warga belajar.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa penanganan ATS dan peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan gotong royong dan kolaborasi lintas sektor agar semakin banyak warga yang memperoleh akses pendidikan yang layak.

Harapan Baru bagi yang Terpinggirkan

Salah satu peserta termuda yang ditemui usai acara mengaku bersemangat untuk kembali belajar setelah bertahun-tahun berhenti karena kendala ekonomi. Sementara itu, seorang peserta berusia 55 tahun mengungkapkan rasa syukurnya karena kini diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan yang dulu terpaksa ditunda.

Dengan dibukanya MPLS ini, PKBM Surya Muhammadiyah dan 25 PKBM lainnya siap menjalankan proses belajar-mengajar selama satu tahun ajaran ke depan. Para tutor akan didampingi oleh tenaga pendidik profesional agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.

Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lagi anak-anak serta masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah. Target jangka panjangnya adalah menekan angka ATS hingga ke angka nol, demi terciptanya generasi Banyumas yang lebih cerdas, terampil, dan berdaya saing.

Pewarta: Alri Johan
Editor : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Keluarga Sutrimo Lapor Polisi, Minta Kepastian Hukum Kematian yang Simpang Siur

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

813 Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar, Bupati Banyumas Resmi Buka MPLS PKBM Surya Muhammadiyah

813 Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar, Bupati Banyumas Resmi Buka MPLS PKBM Surya Muhammadiyah

Minggu, 9 Agustus 2026

Keluarga Sutrimo Lapor Polisi, Minta Kepastian Hukum Kematian yang Simpang Siur

Keluarga Sutrimo Lapor Polisi, Minta Kepastian Hukum Kematian yang Simpang Siur

Minggu, 9 Agustus 2026

17 Jam Berjibaku Lawan Bara, Damkar Padamkan Kebakaran Pabrik Kayu di Ajibarang

17 Jam Berjibaku Lawan Bara, Damkar Padamkan Kebakaran Pabrik Kayu di Ajibarang

Minggu, 9 Agustus 2026

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com