BANYUMAS – Dua anak yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Serayu, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Satu anak lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Korban meninggal dunia adalah Fajar (14) dan Naren (12), keduanya warga Desa Kebasen. Sementara Rizky (12) berhasil selamat dari kejadian nahas yang terjadi pada Jumat (7/8/2026) sore itu.
Kedua korban ditemukan pada hari berbeda. Fajar ditemukan pada Jumat malam, sedangkan Naren ditemukan pada Sabtu (8/8) pagi, tepat sehari setelah kejadian.
Kronologi: Delapan Anak Bermain Air, Tiga Terseret Arus
Peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat delapan anak bermain air dan berenang di Sungai Serayu. Diduga tiga anak tidak dapat berenang sehingga terseret arus dan tenggelam.
Satu anak berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya dinyatakan hilang. Warga setempat segera melaporkan kejadian ini ke BPBD Banyumas.
“Informasi kami terima dari BPBD Banyumas pada pukul 17.20 WIB. Kami langsung memberangkatkan tim rescue menuju lokasi,” ujar petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2026) malam.
Evakuasi Cepat: Tim SAR Dikerahkan dalam 15 Menit

Tim rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap melalui USS Banyumas diberangkatkan pada pukul 17.35 WIB, hanya 15 menit setelah menerima laporan. Mereka membawa satu unit Rescue Car Type 2, satu set LCR, peralatan medis, dan empat set alat komunikasi.
Operasi pencarian dipimpin langsung oleh Amin Riyanto selaku On Scene Coordinator (OSC). Pencarian dilakukan dengan metode penyelaman dalam dua tahap di sekitar lokasi kejadian.
Fajar Ditemukan Pukul 19.58 WIB
Pada tahap pertama, tim melakukan tiga kali penyelaman di sekitar lokasi. Penyelaman kedua dimulai pukul 19.55 WIB dan membuahkan hasil.
Tiga menit berselang, tepat pukul 19.58 WIB, tim menemukan korban Fajar di kedalaman sekitar 2 meter. Korban langsung dievakuasi ke tepi sungai dan diserahkan kepada pihak kepolisian serta keluarga korban.
Pencarian tahap kedua untuk menemukan Naren masih dilakukan hingga malam. Namun hasilnya nihil dan operasi SAR dihentikan sementara.
Naren Ditemukan Keesokan Pagi
Pencarian dilanjutkan pada Sabtu (8/8) pagi dengan metode penyelaman dan penyisiran. Tim SAR Gabungan dibagi menjadi tiga Satuan Rescue (SRU).
· SRU 1: Melakukan penyelaman dengan radius 50 meter
· SRU 2: Standby safety penyelam menggunakan perahu LCR
· SRU 3: Melakukan penyisiran di area Last Known Position (LKP)
Kondisi debit air yang sangat rendah dan arus cenderung berputar (eddy’s) menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelam.
Pada pukul 09.28 WIB, tim berhasil menemukan Naren dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan pada jarak sekitar 15 meter dari korban pertama di koordinat 7°31’48.52″S 109°11’52.93″E.
Operasi SAR Resmi Ditutup
Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup pada pukul 11.00 WIB. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Data korban:
· Rizky (12), warga Desa Kebasen RT 07 RW 03 (selamat)
· Fajar (14), warga Desa Kebasen RT 07 RW 03 (meninggal dunia)
· Naren (12), warga Desa Kebasen RT 06 RW 03 (meninggal dunia)
Unsur SAR yang Terlibat
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur:
· Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap
· USS Banyumas
· Polsek Kebasen
· Koramil Kebasen
· BPBD Banyumas
· Keluarga dan warga setempat
Cuaca di lokasi dilaporkan cerah sehingga mendukung jalannya operasi pencarian.
Pewarta: Alri Johan
Editor: Angga Saputra






