PURWOKERTO – Septi Rahmadani, mahasiswi UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, baru saja menorehkan prestasi membanggakan di ajang provinsi.
Mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) itu berhasil meraih gelar Runner Up Miss Hijab Jawa Tengah 2026. Puncak malam grand final digelar di TATV Solo, Surakarta, pada Minggu (2/8/2026).
Namun, yang membuat Septi mencuri perhatian bukan hanya penampilan menawannya. Ia tampil dengan membawa misi sosial kuat melalui program SpeakUp.Sister (The Unheard Project).
Program ini adalah gerakan advokasi yang ia rintis khusus untuk memberdayakan perempuan. Fokus utamanya adalah mengajak kelompok rentan agar berani bersuara melalui edukasi public speaking dan komunikasi efektif.
“Public speaking bukan sekadar seni merangkai kata di atas panggung. Ini adalah alat untuk membela hak-hak sesama,” tegas Septi kepada wartawan usai acara.
Mahasiswi asal Kabupaten Banyumas ini menambahkan bahwa ia ingin mendedikasikan ilmunya untuk menciptakan ruang aman bagi perempuan. Menurutnya, komunikasi adalah kunci untuk melawan diskriminasi dan membangun kepercayaan diri.
Ajang Miss Hijab Jateng 2026 sendiri mengusung konsep Beauty with Purpose. Sepanjang karantina, Septi melalui proses seleksi ketat mulai dari penilaian wawasan, kepribadian, hingga presentasi program advokasi.
Penampilan bakatnya dalam Official Profile Video dan Talent Video juga menjadi nilai tambah yang memukau dewan juri. Ia dinilai sebagai representasi Muslimah muda yang aktif, kreatif, dan menginspirasi.
Berpegang pada prinsip Man Jadda Wa Jada, Septi mengaku capaian ini baru awal perjalanan. Ia bertekad memperluas jangkauan SpeakUp.Sister ke lebih banyak perempuan di Jawa Tengah.
“Semoga pencapaian ini menginspirasi generasi muda, khususnya Muslimah, agar terus berprestasi dan berani memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” harapnya.
Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama UIN Saizu Purwokerto di kancah provinsi. Septi membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sosial yang membawa dampak luas.
Penulis: Alri Johan
Editior : Angga Saputra







