BANYUMAS — Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti melepas 517 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah desa di Kabupaten Banyumas, Kamis (16/7/2026).
Para mahasiswa akan diterjunkan ke tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tambak, Sumpiuh, dan Somagede. Selama 40 hari ke depan, mereka akan melaksanakan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari kewajiban akademik sekaligus pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat.
Acara pelepasan berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Banyumas. Dalam sambutannya, Wabup Lintarti menegaskan bahwa KKN bukan sekadar formalitas akademik, melainkan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar dari kehidupan masyarakat secara nyata.
“Di tengah masyarakat nanti, adik-adik akan menemukan banyak pengalaman, tantangan, sekaligus pelajaran hidup yang mungkin tidak pernah didapatkan di ruang kuliah,” ujarnya.
Ia mengajak para mahasiswa agar tidak hanya datang membawa program kerja, tetapi hadir dengan semangat untuk mendengar, memahami, dan belajar bersama masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menghadirkan ide-ide kreatif dan solusi inovatif.
“Keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi juga dari kedekatan dan kepercayaan yang berhasil dibangun bersama masyarakat,” pesannya.
Wakil Bupati juga berpesan agar seluruh peserta KKN menjaga sikap, nama baik almamater, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat.
Sementara itu, Kepala Pusat Kajian Budaya Lokal dan Penginyongan UIN Saizu, Rahman Afandi, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini mengusung paradigma baru. Masyarakat tidak lagi diposisikan sebagai objek program, melainkan sebagai subjek sekaligus mitra pembangunan.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa didorong mengidentifikasi potensi desa yang belum berkembang secara optimal, kemudian bersama masyarakat mengembangkannya agar memberikan manfaat yang berkelanjutan.
“Harapannya, setelah mahasiswa KKN selesai, program-program yang telah dirintis tetap berjalan dan memberikan dampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Tahun ini, KKN UIN Saizu mengusung tema “UIN Saizu Memberdaya, Menguatkan Umat, Menghijaukan Desa, dan Menggerakkan Ekonomi Masyarakat.” Tema tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui kolaborasi erat antara mahasiswa dan masyarakat desa sehingga mampu mendorong pemberdayaan yang berkelanjutan.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








