INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

517 Mahasiswa KKN UIN Saizu Diterjunkan ke Tiga Kecamatan di Banyumas

517 Mahasiswa KKN UIN Saizu Diterjunkan ke Tiga Kecamatan di Banyumas

Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti (tengah) bersama jajaran Forkompimda saat melepas 517 mahasiswa KKN UIN Saizu Purwokerto di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Kamis (16/7/2026). (Foto : Sub Bag Prokompim Setda Banyumas)

Kamis, 16 Juli 2026

BANYUMAS — Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti melepas 517 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah desa di Kabupaten Banyumas, Kamis (16/7/2026).

Para mahasiswa akan diterjunkan ke tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tambak, Sumpiuh, dan Somagede. Selama 40 hari ke depan, mereka akan melaksanakan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari kewajiban akademik sekaligus pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat.

Acara pelepasan berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Banyumas. Dalam sambutannya, Wabup Lintarti menegaskan bahwa KKN bukan sekadar formalitas akademik, melainkan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar dari kehidupan masyarakat secara nyata.

“Di tengah masyarakat nanti, adik-adik akan menemukan banyak pengalaman, tantangan, sekaligus pelajaran hidup yang mungkin tidak pernah didapatkan di ruang kuliah,” ujarnya.

Ia mengajak para mahasiswa agar tidak hanya datang membawa program kerja, tetapi hadir dengan semangat untuk mendengar, memahami, dan belajar bersama masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menghadirkan ide-ide kreatif dan solusi inovatif.

“Keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi juga dari kedekatan dan kepercayaan yang berhasil dibangun bersama masyarakat,” pesannya.

Wakil Bupati juga berpesan agar seluruh peserta KKN menjaga sikap, nama baik almamater, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat.

Sementara itu, Kepala Pusat Kajian Budaya Lokal dan Penginyongan UIN Saizu, Rahman Afandi, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini mengusung paradigma baru. Masyarakat tidak lagi diposisikan sebagai objek program, melainkan sebagai subjek sekaligus mitra pembangunan.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa didorong mengidentifikasi potensi desa yang belum berkembang secara optimal, kemudian bersama masyarakat mengembangkannya agar memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Harapannya, setelah mahasiswa KKN selesai, program-program yang telah dirintis tetap berjalan dan memberikan dampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Tahun ini, KKN UIN Saizu mengusung tema “UIN Saizu Memberdaya, Menguatkan Umat, Menghijaukan Desa, dan Menggerakkan Ekonomi Masyarakat.” Tema tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui kolaborasi erat antara mahasiswa dan masyarakat desa sehingga mampu mendorong pemberdayaan yang berkelanjutan.

Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

KPK Turun ke Banyumas, Awasi Ketat Lahan Sawah dan Pengelolaan Sampah

Selanjutnya

ARSITEKTUR INOVASI BERBASIS NEGARA PANCASILA

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Messi dan Seni yang Sulit Dihentikan

Messi dan Seni yang Sulit Dihentikan

Kamis, 16 Juli 2026

Mimpi Naela dari Desa Sokawera: Gadis Banyumas yang Kini Berjuang di D’Academy 8 Indosiar

Mimpi Naela dari Desa Sokawera: Gadis Banyumas yang Kini Berjuang di D’Academy 8 Indosiar

Kamis, 16 Juli 2026

DI ATAS BENDERA INDONESIA INCORPORATED

ARSITEKTUR INOVASI BERBASIS NEGARA PANCASILA

Kamis, 16 Juli 2026

Selanjutnya
DI ATAS BENDERA INDONESIA INCORPORATED

ARSITEKTUR INOVASI BERBASIS NEGARA PANCASILA

Mimpi Naela dari Desa Sokawera: Gadis Banyumas yang Kini Berjuang di D’Academy 8 Indosiar

Mimpi Naela dari Desa Sokawera: Gadis Banyumas yang Kini Berjuang di D'Academy 8 Indosiar

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com