PURWOKERTO – Kabar membanggakan datang dari dunia musik pelajar Banyumas. Jagatara, band asal SMA Negeri 1 Purwokerto, resmi melenggang ke babak grand final Solo Champion & Impact Festival 2026. Ajang bergengsi tingkat nasional ini akan digelar pada 10-11 Juli mendatang di Atrium Solo Square, Surakarta.
Di babak puncak, Jagatara akan berhadapan dengan empat band dari berbagai daerah. Mereka adalah Slime (SMAN 1 Surakarta), Kalam Kudus Band (SMA Kristen Kalam Kudus Sukoharjo), Ruang Tunggu (SMA Budi Mulia Dua Yogyakarta), serta Sevenline Band (SMK Negeri 7 Semarang). Persaingan dipastikan ketat mengingat setiap peserta memiliki kualitas dan pengalaman panggung yang mumpuni.
Perjalanan Jagatara menuju grand final tidaklah instan. Mereka harus melewati proses seleksi daring yang digelar pada 12 April hingga 20 Juni 2026. Dari ratusan peserta yang mendaftar, hanya lima nama terbaik yang dinyatakan lolos berdasarkan pengumuman pada 22 Juni 2026.
“Kami bersyukur akhirnya lolos, namun kami masih harus berjuang lagi untuk bisa meraih gelar terbaik. Tidak mudah, tapi kami punya keyakinan untuk mencapainya,” ujar Benedictus Hanley Putra W alias Iben, basis Jagatara, kepada Indiebanyumas, Selasa (30/6/2026).
Siapkan Aransemen Spesial
Untuk merebut mahkota juara, Jagatara menyiapkan strategi matang. Mereka akan membawakan dua lagu dalam format aransemen ulang, yakni “Jaranan” dan “Beraksi” milik Kotak. Pemilihan lagu ini dinilai strategis karena mampu menonjolkan karakter musik mereka yang enerjik sekaligus menunjukkan kemampuan eksplorasi aransemen.
“Kami ingin memberikan penampilan terbaik dan berbeda dari yang lain. Dua lagu ini kami olah dengan sentuhan khas Jagatara,” tambah Iben.
Tentang Solo Champion & Impact Festival
Solo Champion & Impact Festival merupakan ajang kreativitas musik pelajar tingkat nasional yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Untuk edisi 2026, event ini digagas oleh STIE Surakarta berkolaborasi dengan HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Solo. Festival ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi bakat-bakat muda Indonesia untuk menunjukkan eksistensi mereka di industri musik.
Jagatara: Bukan Pendatang Baru
Di balik nama Jagatara, terdapat lima personel berbakat yang telah malang melintang di berbagai ajang kompetisi. Mereka adalah:
· Jeremy Adiel Pramudya (Drum)
· Rizzona Zabrilia Qeisya (Vokal)
· Benedikta Nitiana Dharani (Keyboard)
· Benedictus Hanley Putra W (Bass)
· Richo Tegar Wibowo (Gitar)
Band asal SMANSA Purwokerto ini bukanlah nama asing di kancah musik pelajar. Deretan prestasi telah mereka raih dalam berbagai festival, di antaranya:
· Juara 3 Smalazone Band Festival
· Juara 1 Mution Band Festival
· Juara 1 Soedirman Engineering Band Competition
· Juara 1 Festival Band Pekan Pelajar Banyumas 2026
· Juara 1 Student Academia STIKES BCH 2026
Tak hanya aktif di kompetisi, Jagatara juga kerap mengisi berbagai program acara di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi di Purwokerto dan sekitarnya.
Harapan dan Doa
Dengan segudang pengalaman dan persiapan matang, Jagatara optimistis mampu memberikan kejutan di panggung grand final nanti. Seluruh personel dan pendukung berharap, nama SMAN 1 Purwokerto dan Kabupaten Banyumas dapat harum di kancah nasional melalui festival ini.
“Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak, terutama keluarga, sekolah, dan masyarakat Banyumas. Semoga kami bisa membawa pulang gelar juara,” tutup Iben.
Penulis : Angga Saputra







