INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Masyarakat Tepi Tambang di Darmakradenan Dapat Edukasi tentang Pelestarian Kawasan Karst

Masyarakat Tepi Tambang di Darmakradenan Dapat Edukasi tentang Pelestarian Kawasan Karst

Warga RW 01 Desa Darmakradenan mengikuti diskusi publik tentang pelestarian ekosistem karst dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Senin (29/6/2026). (Foto : istimewa)

Selasa, 30 Juni 2026

BANYUMAS – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemuda RW 01 Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas menggelar diskusi publik bertema edukasi lingkungan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan sekitar pertambangan, Senin (29/6/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan aktivis lingkungan Sungging Septivianto, yang akrab disapa Jalu, sebagai narasumber. Dalam paparannya, Jalu menjelaskan mengenai ekosistem karst atau batu kapur, regulasi yang mengatur kawasan karst, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan karst agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Diskusi digelar sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat RW 01 Darmakradenan mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan daya dukung alam demi keberlangsungan kehidupan di masa mendatang.

Menurut perwakilan penyelenggara, Abu Rizal, edukasi lingkungan dinilai penting mengingat masyarakat setempat saat ini hidup berdampingan dengan aktivitas pertambangan batu kapur.

“Sejumlah dampak negatif dari aktivitas tersebut disebut mulai dirasakan oleh warga sehingga diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan,” katanya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lingkungan Hidup (LPPSLH) Banyumas. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif LPPSLH Banyumas, Dr. Barid Hardiyanto, dalam pertemuan pada 22 Juni 2026. Selain itu, acara juga didukung sejumlah komunitas, di antaranya Acara Kamisan Purwokerto, Lapak Baca, dan Pentol Korek.

Dalam pemaparannya, Jalu juga menjelaskan karakteristik ekosistem batu kapur yang memiliki peran penting sebagai kawasan resapan dan penyimpan air. Menurutnya, sistem aliran air bawah tanah yang terbentuk melalui gua-gua vertikal menjadi sumber utama mata air yang dimanfaatkan masyarakat.

“Di Desa Darmakradenan terdapat Gua Langse yang disebut sebagai hulu sejumlah sumber mata air, termasuk Mata Air Tobong dan Pancuran yang selama ini dimanfaatkan warga, khususnya masyarakat di wilayah RW 01,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, lebih peka terhadap berbagai persoalan lingkungan yang berkembang, serta berperan aktif mengawasi aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk bijak menyikapi berbagai isu lingkungan dengan tetap mengedepankan pelestarian alam dan menghormati kearifan lokal sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem.

Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tim Gabungan Masih Berjuang Cari Seorang Kakek yang Hilang di Hutan Wanatirta Brebes

Selanjutnya

Budaya Panik Massal Jelang Pengumuman SPMB: Ritual Kecemasan Kosmik Kelas Menengah Kita

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Pemerintah Luncurkan Magang Nasional 2026, Prioritaskan Gaji Layak dan Inklusivitas Difabel, Hosen : Prinsip Bekerja yang Berkah

Pemerintah Luncurkan Magang Nasional 2026, Prioritaskan Gaji Layak dan Inklusivitas Difabel, Hosen : Prinsip Bekerja yang Berkah

Selasa, 30 Juni 2026

Jagatara Lolos ke Grand Final, Band SMANSA Purwokerto ini Siap Guncang Solo Square

Jagatara Lolos ke Grand Final, Band SMANSA Purwokerto ini Siap Guncang Solo Square

Selasa, 30 Juni 2026

KETIKA AKU MENJADI ISMAIL

Budaya Panik Massal Jelang Pengumuman SPMB: Ritual Kecemasan Kosmik Kelas Menengah Kita

Selasa, 30 Juni 2026

Selanjutnya
KETIKA AKU MENJADI ISMAIL

Budaya Panik Massal Jelang Pengumuman SPMB: Ritual Kecemasan Kosmik Kelas Menengah Kita

Jagatara Lolos ke Grand Final, Band SMANSA Purwokerto ini Siap Guncang Solo Square

Jagatara Lolos ke Grand Final, Band SMANSA Purwokerto ini Siap Guncang Solo Square

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com