INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Empat Mantan Karyawan Kedai Tuas Diperiksa sebagai Saksi Kasus Bank Mandiri Taspen Purwokerto

Empat Mantan Karyawan Kedai Tuas Diperiksa sebagai Saksi Kasus Bank Mandiri Taspen Purwokerto

Mantan karyawan Kedai Tuas didampingi kuasa hukum dari Peradi SAI Purwokerto usai diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penipuan dan penggelapan Bank Mandiri Taspen Purwokerto. Mereka didampingi kuasa hukum dan menjawab 30 pertanyaan penyidik terkait aliran dana melalui rekening pribadi. (Foto : Dok. istimewa)

Kamis, 25 Juni 2026

FOKUS UTAMA – Empat mantan karyawan Kedai Tuas (Tunjung Asri), Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik kepolisian, Kamis (25/6/2026). Pemeriksaan ini terkait laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan seorang perempuan berinisial N alias D (36), yang diketahui pernah bekerja di Bank Mandiri Taspen Purwokerto.

Keempat mantan karyawan tersebut mengaku nama dan rekening pribadi mereka diduga digunakan dalam sejumlah transaksi yang kini menjadi bagian dari penyelidikan aparat penegak hukum.

Fokus Pemeriksaan: Aliran Dana dan Laporan Pengaduan

Kuasa hukum para saksi sekaligus pelapor dari Klinik Hukum PERADI SAI Purwokerto, Patria Kukuh, menjelaskan bahwa pemeriksaan kali ini menyasar dua hal utama: laporan pengaduan yang diajukan para mantan karyawan serta keterangan mereka sebagai saksi dalam perkara yang sedang berjalan.

“Agenda hari ini adalah pemeriksaan saksi terkait laporan pengaduan dari empat orang mantan karyawan. Selain itu, mereka juga dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus yang saat ini sedang berlangsung,” ujar Patria kepada wartawan.

Menurutnya, masing-masing saksi menerima sekitar 30 pertanyaan dari penyidik. Materi yang didalami berkaitan dengan dugaan aliran dana yang masuk dan keluar melalui rekening milik para saksi.

“Materi pemeriksaan kurang lebih sekitar 30 pertanyaan untuk masing-masing saksi. Salah satu yang didalami adalah terkait aliran dana, di mana rekening mereka diduga pernah dipinjam dan digunakan untuk transaksi yang bukan merupakan kepentingan pribadi mereka,” jelasnya.

Status Masih Saksi, Pemeriksaan Lanjutan Dimungkinkan

Patria menegaskan bahwa hingga saat ini keempat kliennya masih berstatus sebagai saksi. Namun, ia tidak menutup kemungkinan adanya pemeriksaan tambahan apabila penyidik membutuhkan keterangan lebih lanjut.

“Saat ini status mereka masih sebagai saksi. Kemungkinan pemeriksaan lanjutan tetap ada apabila dibutuhkan oleh penyidik,” katanya.

Keempat mantan karyawan yang diperiksa adalah:

· Dini Herdiani (28),
· Dyah Wintang Rizkiandhiny (25),
· Tegar Ribowo (22), dan
· Imam Wahyudi (31).

Kasus Terus Berkembang, Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah

Sebelumnya, kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menyeret N alias D telah mencuat setelah sejumlah pensiunan melaporkan kerugian yang nilainya disebut mencapai miliaran rupiah.

Kini, pengakuan empat mantan karyawan Kedai Tuas menjadi babak baru dalam perkara ini. Mereka mengaku rekening pribadi mereka diduga dipakai untuk transaksi yang berkaitan dengan kasus tersebut dan kemudian meminta pendampingan hukum ke Klinik Hukum PERADI SAI Purwokerto.

Keterangan para saksi ini dinilai krusial untuk mengungkap rangkaian transaksi yang sedang didalami penyidik.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pemeriksaan masih berlangsung. Aparat penegak hukum terus melakukan pendalaman terhadap berbagai keterangan dan dokumen yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Penulis : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Cegah Fluktuasi Harga, Kemendag Andalkan Sistem Real Time di 514 Kabupaten/Kota

Selanjutnya

Nelayan Tua Tercebur di Perairan Cilacap, Hingga Sore Belum Ditemukan

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Pria Hilang 3 Hari di Hutan Cilacap Ditemukan, Sempat Ngaku Tak Mau Pulang

Pria Hilang 3 Hari di Hutan Cilacap Ditemukan, Sempat Ngaku Tak Mau Pulang

Kamis, 25 Juni 2026

259 Desa di Banyumas Siap Pilkades 2027, Pansus Kejar Target Sosialiasi

259 Desa di Banyumas Siap Pilkades 2027, Pansus Kejar Target Sosialiasi

Kamis, 25 Juni 2026

Nelayan Tua Tercebur di Perairan Cilacap, Hingga Sore Belum Ditemukan

Nelayan Tua Tercebur di Perairan Cilacap, Hingga Sore Belum Ditemukan

Kamis, 25 Juni 2026

Selanjutnya
Nelayan Tua Tercebur di Perairan Cilacap, Hingga Sore Belum Ditemukan

Nelayan Tua Tercebur di Perairan Cilacap, Hingga Sore Belum Ditemukan

259 Desa di Banyumas Siap Pilkades 2027, Pansus Kejar Target Sosialiasi

259 Desa di Banyumas Siap Pilkades 2027, Pansus Kejar Target Sosialiasi

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com