PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus memperkuat komitmennya dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas.
Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tersebut berlangsung di sela-sela pembukaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML), pada Rabu (17/6/2026) hingga Minggu (21/6/2026)
di Bumi Perkemahan Kendalisada, Kalibagor, yang juga merupakan Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Kwarcab Banyumas.
Kerja sama ini secara resmi ditandatangani oleh Ketua Program Studi PPG FKIP UMP, Agung Nugroho, M.Pd, didampingi Dekan FKIP, Assoc. Prof. Dr. Elly Hasan Sadeli, M.Pd. Sementara dari pihak Kwarcab Banyumas, penandatanganan dilakukan oleh Ketua Kwarcab, Agus Nur Hadie, S.Sos, M.Si, M.Kom, didampingi Kepala Pusdiklatcab Banyumas, Yusup Supriyadi, SH.
Ruang lingkup MoU ini mencakup penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi para pembina pramuka, baik di tingkat dasar maupun lanjutan, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan.
Sinergi untuk Peningkatan Kompetensi Guru
Ketua Kwarcab Banyumas, Agus Nur Hadie, menyampaikan bahwa diklat kepramukaan merupakan wahana strategis untuk meningkatkan kompetensi anggota dewasa, khususnya para calon guru.
“Kompetensi yang wajib dimiliki seorang pembina meliputi wawasan kependidikan dan kepramukaan, teknik kepramukaan, manajemen kegiatan, keterampilan dasar, serta penguatan karakter dan kepribadian. Harapannya, melalui pembina yang profesional, akan lahir generasi penerus yang berkarakter kuat dan berjiwa kepemimpinan,” ujarnya dalam sambutannya.
Sementara itu, Dekan FKIP UMP, Assoc. Prof. Dr. Elly Hasan Sadeli, M.Pd, mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dengan Kwarcab Banyumas dan Pusdiklat Kendalisada. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi mitra strategis dalam membekali mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) dengan pengalaman nyata di bidang kepramukaan.
“Kami berharap kerja sama ini mampu melahirkan calon guru yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, semangat pengabdian, dan kemampuan nyata dalam membentuk karakter peserta didik melalui Gerakan Pramuka,” tegas Elly.
Dengan adanya MoU ini, diharapkan semakin banyak calon guru yang memiliki sertifikasi kepramukaan sehingga siap mengimplementasikan nilai-nilai karakter dalam proses belajar mengajar di sekolah.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra






