PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas meresmikan Griya Kriya Dekranasda Banyumas sebagai galeri dan etalase produk unggulan daerah, Jumat (19/6/2026). Fasilitas ini berlokasi di Kompleks Gedung Pratistha Harsa, Jalan Jenderal Sudirman, Purwokerto.
Peresmian dilakukan oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, didampingi Ketua Dekranasda Banyumas Nuraeni Tri Haryanti Sadewo. Acara tersebut dihadiri jajaran Pemkab Banyumas, perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Baznas Banyumas, pengurus Dekranasda, serta pelaku UMKM.
Bupati: Ini Ruang Identitas dan Kreativitas Banyumas
Dalam sambutannya, Sadewo menegaskan bahwa Griya Kriya bukan sekadar bangunan fisik, melainkan representasi identitas dan kreativitas masyarakat Banyumas.
“Kehadiran Griya Kriya ini adalah ruang yang merepresentasikan identitas, kreativitas, dan kebanggaan masyarakat Banyumas melalui produk unggulan lokal,” ujar Sadewo.
Ia berharap galeri ini menjadi pusat promosi, edukasi, sekaligus tempat bertemunya pelaku UMKM dengan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Banyumas.
Komitmen Berkelanjutan
Sadewo mengingatkan bahwa keberhasilan Griya Kriya tidak hanya ditentukan pada saat peresmian, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak dalam menjaga dan memanfaatkannya secara berkelanjutan.
Ia mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama merawat galeri dan mengisinya dengan kegiatan produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.
“Banyumas memiliki potensi UMKM besar yang terbukti menjadi motor penggerak ekonomi. Produk lokal kita bahkan sudah dikenal hingga pasar nasional dan internasional,” kata Sadewo.
Program Pembinaan dan Bantuan Modal
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Banyumas sekaligus Ketua Harian Dekranasda Banyumas, Gatot Eko Purwadi, menjelaskan bahwa peresmian Griya Kriya merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Dekranasda ke-46.
Dekranasda juga menggelar pelatihan dan kelas ekspor bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menembus pasar internasional.
Selain itu, Dekranasda melakukan anjangsana ke sentra-sentra produksi kerajinan untuk memetakan kendala serta memberikan pendampingan dan strategi pengembangan produk.

Bantuan Modal untuk Pengrajin Lokal
Sebagai bentuk dukungan nyata, Dekranasda bersama Baznas Banyumas menyalurkan bantuan modal kepada lima pelaku usaha potensial. Dua di antaranya adalah Kartan, pengrajin batok kelapa, dan Ayas, pengrajin anyaman topi.
Bantuan ini diberikan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi usaha mereka.
Dengan hadirnya Griya Kriya Dekranasda, Pemkab Banyumas berharap produk kerajinan dan UMKM lokal semakin dikenal luas. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Banyumas sebagai daerah dengan ekonomi kreatif yang berkembang di tingkat nasional maupun global.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








