BANYUMAS – Pemerintah Kabupaten Banyumas kembali menegaskan posisi strategis koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan di tengah gempuran ekonomi digital. Penegasan itu disampaikan dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang digelar di Elsotel Purwokerto, Kamis (6/8/2026).
Acara yang berlangsung meriah itu dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, jajaran DPRD, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP), hingga para pegiat koperasi se-Kabupaten Banyumas. Suasana semakin semarak dengan penyerahan penghargaan bagi koperasi berprestasi dan para juara turnamen futsal.
Momentum Silaturahmi dan Sinergi
Ketua Panitia Harkopnas ke-79, Dartim Tri, mengungkapkan bahwa peringatan tahun ini tidak sekadar seremoni, melainkan ajang mempererat solidaritas dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Rangkaian acara yang digelar sejak awal Juli 2026 pun cukup beragam, mulai dari bakti sosial, ziarah ke makam pelopor koperasi, hingga lomba mancing yang menyedot ratusan peserta.
“Ini momentum kita bersinergi. Antara gerakan koperasi dan pelaku usaha harus sejalan agar ekonomi Banyumas semakin kuat,” ujarnya dalam sambutan.
Terobosan Baru: Koperasi Masuk Pasar
Kepala DKUKMP Kabupaten Banyumas, Gatot Eko Purwadi, menyoroti peran penting koperasi dalam membebaskan pedagang pasar dari jeratan rentenir. Untuk itu, pihaknya akan meluncurkan program inovatif bertajuk “Koperasi Masuk Pasar”.
Program ini akan menjadi salah satu andalan dalam Festival Pasar Rakyat yang direncanakan bergulir pada September mendatang. Gatot berharap, dengan skema pembiayaan yang sehat, koperasi bisa menjadi solusi nyata bagi permodalan para pedagang kecil.
“Kami ingin koperasi hadir sebagai solusi, bukan sekadar simbol. Ini adalah langkah konkret memberdayakan ekonomi akar rumput,” tegas Gatot.
Wabup: Koperasi Harus Melek Digital
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti menyatakan bahwa koperasi tidak boleh tertinggal zaman. Menurutnya, di era disruptsi saat ini, koperasi harus bertransformasi dengan memperbaiki tata kelola, meningkatkan profesionalisme, dan memanfaatkan teknologi digital.
“Koperasi adalah sokoguru perekonomian rakyat. Namun, ia harus tangguh dan adaptif. Jangan sampai koperasi hanya menjadi nama besar tanpa manfaat nyata bagi anggotanya,” pesan Wabup.
Ia juga mengapresiasi para pegiat koperasi yang telah berkontribusi nyata bagi masyarakat Banyumas. Apresiasi tersebut diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada koperasi dan pengurus berprestasi, serta para pemenang lomba futsal yang memeriahkan Harkopnas tahun ini.
Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap, melalui semangat Harkopnas ke-79, koperasi di Banyumas mampu bertransformasi menjadi entitas usaha yang profesional, inovatif, dan berdaya saing, sehingga benar-benar menjadi penggerak utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Alri Johan
Editor : Angga Saputra







