HUKUM – Dua pemain klub sepak bola Perssip Banjarmangu menjalani pemeriksaan di Unit Resmob Polres Banjarnegara terkait dugaan pengeroyokan usai pertandingan. Kedua pemain tersebut membantah melakukan pemukulan, dan justru mengaku melerai keributan.
Pemeriksaan berlangsung pada Rabu (13/5/2026). Keduanya diperiksa sebagai saksi terlapor dalam perkara yang dilaporkan oleh seorang penonton berinisial A.
Kuasa hukum kedua pemain, Eko Prihatin, S.H., menjelaskan bahwa kliennya memenuhi panggilan untuk memberikan klarifikasi terkait video viral yang menunjukkan aksi kekerasan setelah pertandingan di Lapangan Desa Sijenggung, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara.
“Hari ini kami menghadiri undangan klarifikasi dari Unit Resmob. Pemeriksaan berjalan lancar dan fokus pada kronologi serta dugaan tindakan kekerasan,” ujar Eko kepada wartawan.
Menurut Eko, dalam pemeriksaan kedua kliennya membantah memukul pelapor. Mereka mengaku justru berusaha melerai saat melihat rekannya yang bernama Kevin sedang dipiting oleh pelapor di area parkir seusai pertandingan.
“Di video memang terlihat seperti memukul, tetapi sebenarnya mereka hendak melerai. Saat itu mereka melihat Kevin dipiting oleh pelapor. Karena itu mereka berinisiatif memisahkan keributan,” katanya.
Eko menambahkan bahwa pihaknya berencana membuat laporan balik terkait dugaan kekerasan yang dialami Kevin, yang disebut menjadi pemicu awal insiden.
“Kevin diduga lebih dulu dipukul dan dipiting oleh pelapor. Ke depan kami akan membuat pengaduan terkait tindakan kekerasan tersebut,” ujarnya.
Salah satu pemain yang diperiksa, Vemas, mengaku mendapat sekitar 15 pertanyaan dari penyidik. “Pertanyaannya soal tuduhan memukul, siapa saksi di lokasi, dan kronologi kejadian. Tapi saya merasa tidak memukul,” kata Vemas.
Saksi lain bernama Na’im, yang juga pemain, menyatakan melihat situasi keributan setelah pertandingan berakhir. “Saya melihat mereka itu sebenarnya mau melerai dan memisahkan orang yang sedang ribut,” ujarnya.
Insiden tersebut terjadi pada Selasa (14/4/2026) usai pertandingan klub Perssip di Lapangan Desa Sijenggung. Hingga kini, polisi masih mendalami keterangan para saksi dan pihak terkait untuk memastikan kronologi serta unsur pidana dalam perkara tersebut.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








