INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tak Cuma Scroll Medsos: Novel & Komik Online Kini Jadi Andalan Baru Peningkat Minat Baca

Tak Cuma Scroll Medsos: Novel & Komik Online Kini Jadi Andalan Baru Peningkat Minat Baca

Foto : Syafa Radiatul Fatihah.

Minggu, 3 Mei 2026

PURWOKERTO – Kebiasaan scrolling media sosial yang mendominasi keseharian masyarakat rupanya tak sepenuhnya mengubur budaya membaca. justru muncul alternatif baru yang membuat aktivitas membaca terasa lebih ringan dan fleksibel: novel dan komik online.

Fenomena ini dinilai mampu meningkatkan minat baca di era digital, terutama di kalangan mahasiswa dan pekerja muda.

Lebih Seru dan Bikin Ketagihan

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Lisa, mahasiswi Telkom Purwokerto, mengaku rutin membaca novel online di platform Wattpad saat waktu luang. Baginya, format digital jauh lebih menarik dibandingkan buku cetak.

“Lebih seru dan fleksibel, jadi bikin pengen baca terus,” ujarnya, Jumat (9/6/2023).

Lisa juga merasakan manfaat langsung dari kebiasaan ini, terutama dalam hal pemahaman kosakata dan alur cerita.

Hal senada disampaikan Khadeeja, mahasiswi lain yang mengaku bisa menghabiskan waktu dua hingga tiga jam setiap hari untuk membaca novel digital. Meski begitu, ia menilai dampaknya sangat personal.

“Tergantung minatnya. Kalau memang suka membaca, novel online bisa meningkatkan minat baca,” katanya.

Platform Praktis: Wattpad, Webtoon, hingga Twitter

Nadia, seorang pekerja yang aktif membaca terutama pada akhir pekan, memanfaatkan berbagai platform seperti Wattpad, Webtoon, bahkan Twitter. Baginya, akses yang mudah dan praktis menjadi alasan utama.

“Selain menambah minat baca, membaca juga memperkaya kosakata serta melatih kemampuan berpikir dan berimajinasi,” jelas Nadia.

Buku-buku dari berbagai penerbit. (Dok.indie)

Buku Fisik vs Buku Digital: Sama-sama Punya Kelebihan

Meski sama-sama gemar membaca secara digital, ketiga narasumber sepakat bahwa buku fisik dan bacaan online memiliki kelebihan masing-masing.

Lisa menilai membaca online lebih praktis dan bisa dilakukan kapan saja. Namun, kelemahannya adalah mata cepat lelah dan mudah terdistraksi oleh notifikasi. Sementara buku fisik dinilai lebih nyaman untuk mata dan membantu fokus, meski kurang praktis dibawa.

Khadeeja menambahkan faktor harga sebagai pertimbangan utama. “Kalau baca online jujur lebih murah dan praktis. Buku sekarang mahal, mudah rusak, dan ada risiko hilang,” ujarnya.

Nadia merasakan perbedaan signifikan antara keduanya. “Membaca online lebih praktis dan fleksibel karena bisa diakses kapan dan di mana saja. Tapi membaca buku fisik memberikan pengalaman yang lebih mendalam serta minim distraksi,” ungkapnya.

Kesimpulan: Minat Baca Tak Hilang, Hanya Beradaptasi

Fenomena maraknya pembaca novel dan komik online menunjukkan bahwa minat baca masyarakat tidak lantas hilang di tengah gempuran media sosial. Sebaliknya, minat tersebut bertransformasi dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Dengan kemudahan akses dan biaya yang lebih terjangkau, literasi digital melalui platform seperti Wattpad, Webtoon, dan bahkan media sosial kini menjadi pintu baru untuk membangun kebiasaan membaca yang lebih ringan namun tetap bermakna. (Syafa Radiatul Fatihah)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tak Sekadar K-Pop, Korean Center Unsoed Jadi Wadah Mahasiswa Belajar Bahasa hingga Tradisi Korea

Selanjutnya

Agus Supriyanto: KSATRIA Cup Jadi Motivasi Atlet Muda Banyumas dan Contoh Desa Lain

POPULER BULAN INI

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Libur Buruh 2026, Stasiun Purwokerto Kebanjiran 38 Ribu Penumpang KA

Libur Buruh 2026, Stasiun Purwokerto Kebanjiran 38 Ribu Penumpang KA

Minggu, 3 Mei 2026

Kejurprov Voli U-18 Jateng 2026 Resmi Digelar di Purwokerto, 48 Klub Ambil Bagian

Agus Supriyanto: KSATRIA Cup Jadi Motivasi Atlet Muda Banyumas dan Contoh Desa Lain

Minggu, 3 Mei 2026

Tak Cuma Scroll Medsos: Novel & Komik Online Kini Jadi Andalan Baru Peningkat Minat Baca

Tak Cuma Scroll Medsos: Novel & Komik Online Kini Jadi Andalan Baru Peningkat Minat Baca

Minggu, 3 Mei 2026

Selanjutnya
Kejurprov Voli U-18 Jateng 2026 Resmi Digelar di Purwokerto, 48 Klub Ambil Bagian

Agus Supriyanto: KSATRIA Cup Jadi Motivasi Atlet Muda Banyumas dan Contoh Desa Lain

Libur Buruh 2026, Stasiun Purwokerto Kebanjiran 38 Ribu Penumpang KA

Libur Buruh 2026, Stasiun Purwokerto Kebanjiran 38 Ribu Penumpang KA

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com