INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Jenang – Jeneng

Jenang – Jeneng
Sabtu, 25 April 2026

Rangga Sujali | Freelance Writer

Gesang niku namung ndherek Dhawuh. Ada pemahaman yang mudah tentang kehidupan. Hidup hanya sekadar mengikuti perintah. Jika engkau lahir dari vagina kucing, maka tak mungkin akan menjadi anjing. Maka jangan mengaku macan jika gigi tengah yang muncul dominan sebagai pengerat, dari pada gigi taring.

Beberapa bulan terakhir, setidaknya lebih dari sebulan, saya memilih menonton drakor-dracin. Kendati paham dan bisa menebak alur cerita, setelah 30 detik menontonnya. Keajaiban, penyamaran, keberuntungan, hanya itu. China dan Korea paham algoritma dan target market. Maka satu ide cerita bisa dikemas dengan berbagai setting panggung dan make up artis.

Fantasi keberuntungan setelah mengalami keputusasaan sosial akut. Jalan Tuhan tak memberi jawaban, bernegara hanya bergelimang korupsi, politik nan penuh intrik. Lain sisi, putih, tinggi, payudara besar adalah insting sosial yang menjadi peluang eksplorasi. Dan pemenuhan kebutuhan insting itu dipahami betul oleh China.

Angkanya fantastis. Konten mikrodrama durasi 1–5 menit sangat populer dan ditonton oleh lebih dari 830 juta pemirsa di Asia secara umum. Dan gilanya Indonesia memimpin konsumsi drama pendek (mikrodrama) di Asia Pasifik dengan pangsa 39%, dengan pertumbuhan penonton mencapai 50% hingga 200% per kuartal sejak akhir 2023.

China menjadi super power. Jenang, perlambang sesuatu yang dimakan, didapat dengan melimpah. Jeneng, nama besar bukan hasil klaim pun dia peroleh. Dari pasar micro-drama Tiongkok diproyeksikan menghasilkan pendapatan signifikan, dengan laporan menyebutkan potensi mencapai US $ 16,2 miliar (sekitar Rp265 triliun). Pada tahun 2024, industri ini menembus 50 miliar yuan (sekitar US $ 6,9 miliar).

Dan kita tetap sebagai pasar yang putus asa.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Buru Roti Legendaris di Purwokerto: Ada yang Pakai Tungku Kayu Sejak 1898!

Selanjutnya

Dugaan Penipuan Calon Haji oleh PT Atlas, Kantor Kementrian Haji dan Umroh Banyumas Imbau Masyarakat Waspada

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Adisatrya Berkomitmen Mengawal Pemenuhan Hak-Hak Korban

Wakil Ketua Komisi VI DPR: Kewenangan Agrinas di KDMP Terlalu Besar, Kurangi Kemandirian Koperasi

Kamis, 11 Juni 2026

15 Tahun Berturut-turut! Pemkab Banyumas Kembali Raih Opini WTP dari BPK

15 Tahun Berturut-turut! Pemkab Banyumas Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Kamis, 11 Juni 2026

Rekening 4 Mantan Karyawan Kedai Tuas Dipakai Aliran Dana Kasus Mandiri Taspen Purwokerto

Rekening 4 Mantan Karyawan Kedai Tuas Dipakai Aliran Dana Kasus Mandiri Taspen Purwokerto

Kamis, 11 Juni 2026

Selanjutnya
Kuasa Hukum Laporkan PT Atlas, Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan Dana Haji

Dugaan Penipuan Calon Haji oleh PT Atlas, Kantor Kementrian Haji dan Umroh Banyumas Imbau Masyarakat Waspada

Mengaku “Sultan Nusantara”, Seorang Pria Diduga Tipu Jamaah di Banyumas

Mengaku “Sultan Nusantara”, Seorang Pria Diduga Tipu Jamaah di Banyumas

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com