CILACAP – Kantor SAR Cilacap resmi mengakhiri masa Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 Hijriah melalui apel penutupan yang digelar di halaman kantor setempat, Senin (30/3/2026). Selama periode siaga yang berlangsung sepanjang arus mudik dan balik, terjadi lonjakan signifikan jumlah penanganan kedaruratan dibandingkan tahun sebelumnya.
Sepanjang masa siaga, Kantor SAR Cilacap mencatat sebanyak 20 kali operasi SAR. Angka ini meningkat drastis hingga 400% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang hanya menangani 4 kali operasi.
Dari total 20 operasi tersebut, rincian kejadian meliputi:
· Bencana alam: 2 kejadian
· Kecelakaan dengan penanganan khusus: 5 kejadian
· Kondisi membahayakan manusia: 13 kejadian
Seluruh insiden tersebut berdampak pada 123 orang, dengan rincian 110 orang berhasil selamat dan 13 orang meninggal dunia.
Respons Cepat di Titik Rawan
Dalam amanatnya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi aktif mendukung kelancaran Siaga SAR Khusus Lebaran. Berbagai upaya kesiapsiagaan dilakukan, mulai dari patroli, pemantauan titik rawan kecelakaan, hingga respons cepat terhadap kondisi darurat di wilayah kerja Kantor SAR Cilacap.
Penempatan personel di sejumlah posko strategis menjadi faktor kunci dalam mempercepat waktu respons. Langkah ini dinilai efektif mengingat tingginya aktivitas masyarakat di jalur mudik, objek wisata, dan wilayah perairan selama libur Lebaran.
Dengan berakhirnya apel penutupan ini, seluruh unsur yang terlibat secara resmi kembali ke tugas dan fungsi masing-masing. Kantor SAR Cilacap menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam setiap pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan demi keselamatan masyarakat. (Yoga Cokro)






