INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Purwokerto Berpotensi Menjadi Pusat Ekosistem Kreatif Film

Acara 'Nonton & Ngobrol Bareng Filmmaker'.
Minggu, 23 Februari 2025

BANYUMAS – Potensi Purwokerto untuk menjadi pusat ekosistem kreatif dalam dunia perfilman semakin nyata. Hal ini mengemuka dalam diskusi yang berlangsung setelah pemutaran film, di mana berbagai pihak menyatakan komitmennya untuk mendukung perkembangan industri film di kota ini.

Wasis Wardhana, salah satu sineas yang hadir dalam diskusi, menekankan bahwa modal utama seorang pembuat film adalah kepekaan dalam melihat realitas sosial dan kreativitas dalam menerjemahkannya ke dalam medium film, baik fiksi maupun dokumenter.

“Karena kerja film adalah kerja kolektif, maka adanya ekosistem kreatif sangat penting untuk menjamin keberlanjutan dalam dua aspek, yaitu peningkatan kualitas melalui peningkatan kapasitas dan penguatan jejaring pendistribusian film yang telah diproduksi,” ujarnya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Ia juga menambahkan bahwa Purwokerto memiliki potensi besar untuk membangun ekosistem kreatif tersebut. Dengan banyaknya kampus yang memiliki disiplin ilmu terkait film dan tayangan audio visual, serta banyaknya SMK yang memiliki jurusan yang berfokus pada produksi audio visual, peluang untuk membangun ekosistem ini sangat terbuka. Selain itu, kehadiran berbagai komunitas yang bergerak di bidang produksi film dan pengelolaan database serta networking semakin memperkuat potensi tersebut.

“Tinggal bagaimana pemerintah mau mengambil peran dalam inisiasi ekosistem ini,” tambahnya.

Mendukung pernyataan tersebut, Bahrudin SE MM dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyumas menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

“Purwokerto memiliki sineas-sineas berbakat dengan karya luar biasa. Kami siap untuk menjadi bagian dari ekosistem ini,” tegasnya.

Senada dengan itu, Nanki, Direktur Festival Film Purbalingga (FFP), menekankan pentingnya konsistensi dan komitmen dalam membangun ekosistem kreatif film.

“Festival Film Purbalingga kini sudah memasuki tahun ke-19. Artinya, konsistensi dan komitmen untuk terus tumbuh adalah kunci dalam membangun ekosistem ini,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Universitas Islam Negeri (UIN), hingga Amikom, serta pelajar dari SMK dan SMA. Perwakilan dari Disbudpar Banyumas dan Cilacap juga turut hadir dalam acara ini.

Alfin, seorang guru jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK Kesatria, turut memberikan pandangannya. Ia menekankan pentingnya ekosistem kreatif agar siswa tidak hanya mendapatkan ilmu di sekolah, tetapi juga memiliki kesempatan belajar secara langsung dari praktisi.

“Lebih penting lagi, mereka dapat pengetahuan berbasis pengalaman dari para praktisi. Ini jelas sesuai dengan semangat Merdeka Belajar,” pungkasnya.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan ekosistem kreatif film di Purwokerto dapat segera terwujud, memberikan manfaat bagi sineas muda dan mengembangkan industri kreatif di wilayah tersebut.

Seperti diketahui acara ‘Nonton & Ngobrol Bareng Filmmaker’, tersebut digelar ditengah tengah Festival Kosa Kata.

Kosa Kota Festival (KKF), festival literasi, seni, dan budaya terbesar di wilayah ini. Digelar selama 10 hari penuh di Taman Mas Kemambang, festival ini berlangsung dari 14 hingga 23 Februari 2025, setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB.

Mengusung tema “Keyeng Maca, Urip Sentosa”, yang berarti rajin membaca membuat hidup sejahtera, KKF menghadirkan perpaduan edukasi dan hiburan dalam satu perayaan
besar.

Festival ini menjadi ajang kolaborasi antara komunitas literasi, penerbit, seniman,budayawan, serta pelaku UMKM Banyumas, dengan berbagai kegiatan menarik, termasuk bazar buku, kelas menulis, festival seni dan budaya, simposium, perlombaan, bazar UMKM,
serta donasi buku.

Koordinator Umum KKF, Mahéng, mengatakan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajanghiburan, tetapi juga sebuah gerakan sosial yang berdampak luas. “Literasi adalah fondasi agarbangsa kita mandiri, seni menjaga kita tetap peka, dan budaya adalah cara agar kita terusberkarya. Ketiganya harus berjalan bersama agar generasi muda tidak melupakan cita-cita pendiri bangsa,” katanya.

Sementara itu acara ‘Nonton & Ngobrol Bareng Filmmaker’, ini menampilkan karya-karya sineas Banyumas sekaligus menjadi ajang diskusi tentang pengembangan ekosistem kreatif, khususnya di bidang film.

Salah satu film yang akan diputar dalam acara ini adalah Home for All, karya Wasis Wardhana, yang berhasil meraih penghargaan Best Film kategori Living with Wildlife di International Wildlife Film Festival 2021, Montana. Film ini akan diputar di Banyumas sebagai bagian dari upaya memperkenalkan karya-karya lokal yang mendunia.

Selain Home for All, acara ini juga akan menayangkan beberapa film lain yang tidak kalah menarik, di antaranya:

MBATIN (JIWA) – Gilang Akbar . SAJEN – Nisa Roiyasa/Wasis Wardhana (FIB Unsoed). HIKAYAT RUPA SOKARAJA – Seno Aulia Wijayanto (SMAN 2 Purwokerto). (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Surya Esa Bacakan Puisi ‘NDASMU’ Sebelum Acara Pementasan Wayang Kulit Peringatan HUT ke-454 Banyumas

Selanjutnya

Pasca Pelantikan Kepala Daerah Serentak, Sadewo ke Magelang Ikut Retret, Lintarti ke Semarang

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Bermain Air di Muara Luk Ulo, Bocah SD di Kebumen Hilang Terseret Arus

Hari Kedua Pencarian Anak Tenggelam di Muara Luk Ulo Masih Nihil

Sabtu, 7 Maret 2026

Peringatan untuk SPPG Usai Penolakan MBG di Sokaraja : Jangan Semena-mena!

Peringatan untuk SPPG Usai Penolakan MBG di Sokaraja : Jangan Semena-mena!

Sabtu, 7 Maret 2026

KAI Daop 5 Purwokerto Luncurkan Promo Ramadan Festive, Tiket Diskon hingga Flash Sale

KAI Daop 5 Purwokerto Luncurkan Promo Ramadan Festive, Tiket Diskon hingga Flash Sale

Sabtu, 7 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Selanjutnya
Sadewo-Lintarti Resmi Dilantik, Sadewo : Mari Bersama-sama Membangun Banyumas

Pasca Pelantikan Kepala Daerah Serentak, Sadewo ke Magelang Ikut Retret, Lintarti ke Semarang

Pendaki Gunung Slamet Terjatuh ke Jurang dan Meninggal Dunia, Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Pendaki Gunung Slamet Terjatuh ke Jurang dan Meninggal Dunia, Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com