INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Ini Ajakan Ahli Epidemiologi Unsoed Hadapi Penyebaran Covid-19

Rabu, 7 Juli 2021

PURWOKERTO, indiebanyumas.com – Saat ini situasi pandemi Covid-19 di Indonesia dalam kondisi kritis. Hal ini ditandai dengan lonjakan kasus baru harian dan jumlah kematian. Kondisi ini disebut serangan gelombang ke-2 pandemi.

Oleh karena itu, pemerintah telah merespon dengan kebijakan PPKM Darurat khususnya untuk Jawa-Bali. Ini merupakan perang sesungguhnya melawan musuh yang tidak kasat mata yang terus bermutasi.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Untuk itu, Ahli Epidemiologi Lapangan (Field Epidemiology) Fakultas Kedokteran Unsoed dr.Yudhi Wibowo,M.PH mengajak masyarakat Banyumas tidak panik menghadapi penyebaran Covid-19 pada masa pandami.

“Tetap tenang, tidak perlu takut dan panik berlebihan namun harus bersikap lebih waspada dan lebih mawas diri,” katanya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Dia juga mengatakan masyarakat perlu meningkatkan tindakan dengan prinsip aman, iman dan imun. Aman yaitu melindungi diri dengan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. Gunakan masker sesuai standar dengan benar terutama di ruang tertutup atau saat keluar rumah yang berpotensi akan berinteraksi dengan banyak orang.

Akan lebih baik lagi jika menggunakan masker dobel (sisi dalam masker bedah + sisi luar masker kain minimum 2 lapis). Menjaga jarak aman mininum 2 meter, sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama.

Kedua, setelah ikhtiar dengan cara aman, kemudian meningkatkan iman. Bertawakalah kepada Tuhan YME. Memperteguh keimanan dan semakin mendekat kepada sang pencipta. Ketiga imun, yaitu menjaga kondisi badan dalam keadaan fit dengan cara relaksasi, berpikir positif, cukup istirahat, makan bergizi.

Kemudian tetap menjaga hubungan sosial serta paling penting mampu memilih dan memilah informasi yang benar atau valid dari media sosial. “Jika tidak bisa memilih dan memilah informasi dari media sosial maka lebih baik menghindari media sosial. Karena sumber unformasi yang tidak benar (hoax) bisa menyebabkan kebingungan, ketakutan, dan kepanikan berlebihan. Infodemik jauh lebih berbahaya dari pandemi itu sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut dr.Yudhi Wibowo mengatakan, masyarakat harus bisa mengenali gejala sedang Covid-19, untuk segera datang ke rumah sakit. Gejala sedang misalnya mulai terasa nafas pendek, tanda delirium karena otak kekurangan oksigen.

“Bagi masyarakat yang belum vaksin, untuk segera vaksin sesuai program pemerintah. Akselerasi vaksinasi sangat penting dan butuh kerjasama masyarakat. Agar segera tercapai min 70℅ jumlah penduduk sebagai batas min herd immunity,” katanya menjelaskan. (ang-1)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

PPKM, Pergerakan Penumpang Bus Hanya 10 – 15 Orang di Terminal Bulupitu Purwokerto

Selanjutnya

Nekat Buka Melebihi Jam Malam, Sejumlah Cafe Ditutup Paksa

TERBARU

Wisatawan Brebes Terseret Ombak di Kebumen, Ditemukan Meninggal Dunia

Wisatawan Brebes Terseret Ombak di Kebumen, Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 25 Maret 2026

3 Tahun Tren Nikah di Bulan Syawal Meningkat, Kemenag Catat 667 Ribu Pasangan

3 Tahun Tren Nikah di Bulan Syawal Meningkat, Kemenag Catat 667 Ribu Pasangan

Rabu, 25 Maret 2026

Perantau Banyumasan di Jakarta Siap Gelar BGFest 2026, Angkat Budaya dan Aspirasi Warga

Perantau Banyumasan di Jakarta Siap Gelar BGFest 2026, Angkat Budaya dan Aspirasi Warga

Rabu, 25 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Adisatrya Suryo Sulisto Bagikan 300 Paket Sembako untuk Perantau Banyumas-Cilacap di Jabodetabek

Adisatrya Suryo Sulisto Bagikan 300 Paket Sembako untuk Perantau Banyumas-Cilacap di Jabodetabek

Sabtu, 7 Maret 2026

Selanjutnya

Nekat Buka Melebihi Jam Malam, Sejumlah Cafe Ditutup Paksa

Cilacap targetkan luas tanam palawija capai 15.000 hektare tahun 2021

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com