INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Membacalah, Karena Stagnasi Pikiran Akan Segera Hilang

Minggu, 16 Mei 2021

Jurnalisme tidak ditentukan oleh teknologi, atau oleh jurnalis atau teknik yang mereka terapkan.  Sebaliknya,  prinsip dan tujuan jurnalisme ditentukan oleh sesuatu yang lebih mendasar: fungsi berita dalam kehidupan masyarakat.

Tulis Bill Kovach dan Tom Rosenstiel dalam The Elements of Journalism , buku suci yang wajib dimiliki oleh para pegiat jurnalisme.

Jurnalisme, sebagaimana arti dari istilah berita, punya tujuan sama yaitu memberikan informasi berkaitan dengan peristiwa, sebuah persoalan, dan hal lain tentang perubahan di dunia luar yang tak kita bisa jangkau sendirian.  Lebih daripada itu, Jurnalisme memiliki tujuan, yakni memberikan informasi yang dibutuhkan warga negara untuk membuat keputusan terbaik tentang kehidupan mereka, komunitas mereka, masyarakat mereka, dan pemerintah mereka.  Apa kabar Jurnalisme hari ini?

Kalangan awam, atau mereka yang bukan sebagai pegiat jurnalisme juga tahu bahwa telah terjadi perubahan besar-besaran. Contoh paling jelas, dahulu informasi baru diterima publik melalui lembaran kertas berisi berita yang dinamai koran.  Setelahnya, ada televisi yang juga menyiarkan informasi dengan cara yang lebih cepat dari koran, serta tayangan video yang menyertai berita dari berbagai stasiun di setiap negara. Kehadiran televisi sama sekali tak mempengaruhi eksistensi koran, keduanya tetap menjadi sumber informasi bagi khalayak. 

Hari ini, perubahan besar-besaran yang telah terjadi sejak beberapa tahun, tidak lain mengenai begitu mudahnya setiap orang menerima informasi dalam kemasan berita tanpa harus menunggu satu menit pun!  Perusahaan media lagngsung bertransformasi dalam mendesain pola penyajian informasi dalam produk berita sesuai gaya khas masing-masing. 

Pada awal trend media berbasis online, tampak jelas ketika media seolah memakai pola cepat saji dalam memberikan informasi kepada publik. Bisa ditebak akibat daripada itu, produk jurnalisme pun akhirnya mengindahkan unsur-unsur penting yang tidak seharusnya ditinggalkan. Bahkan kasus yang terjadi seringkali fatal, dan bagi pegiat jurnalisme adalah dosa besar tatkala fakta yang tersampaikan ke publik berisi kebohongan akibat disiplin verifikasi yang mentah. Kondisi kian runyam tatkala media sosial mengambil peranan juga sebagai penyampai informasi yang biasanya bukan diolah dari hasil gaya jurnalisme. 

Perubahan ini memang masih belum selesai pada solusi akan hak public menerima informasi yang valid, benar dan 100 persen digali dari fakta yang terjadi dalam kehidupan sosial, tentang kebijakan pemerintah, juga persoalan-persoalan lain yang itu adalah hak bagi seluruh warga negara memperolehnya tanpa pengecualian. Saya sendiri sih meyakini, pada akhirnya kecepatan yang tersaji dalam informasi oleh media segera ditinggalkan oleh warga masyarakat. Informasi untuk publik secara alamiah juga akan diicari dari sumber yang disiplin dalam menjalankan tugas jurnalisme sebagaimana Billl Covach dan Tom Resential rumuskan dalam buku suci 9 elemen jurnalisme itu. 

Jurnalisme Indie Pada Era Web Terbuka

Internet merupakan jalan terbukanya informasi seluas-luasnya bagi seluruh umay manusia. Dalam kontek jurnalisme, webs terbuka telah mengubah segalanya. Di sinilah, setelah melalui berbagai proses termasuk gagal total ketika tanpa planning matang ‘bras-bres’ ikutan mendirikan media berbasis cyber. Tapi itulah kuncinya. Kegagalan itulah yang ternyata adalah pelajaran riil yang tak bisa diperoleh di Oxford sekalipun, ketika wabah pandemi juga tiba-tiba menjadi hal yang mengerikan untuk seluruh sektor usaha. 

Dari pengalaman, lalu belajar dari sumber manapun karena literasi tentang jurnalisme juga tidak pernah berhenti dibuat, kami sepakat membuat indiebanyumas.com. Sekarang, kami pumya cukup cara dalam mengonsumsi data agar ketika kami memolesnya, maka itu tidak akan pernah sama dengan yang lain. Data biasanya datang dalam bentuk yang tetap dan lengkap. Buku, koran, dan dokumenter. Ketika Anda menerimanya, itu sudah selesai dan dalam bentuk akhirnya.

Dengan berita digital di web terbuka, sumber berita Anda hampir seperti hidup dan bernafas. Itu selalu berubah, selalu berkembang, dan terus berkembang. Posting blog yang baru saja Anda baca dapat diedit dan direvisi beberapa kali.Ada informasi di mana-mana yang dikonsumsi orang kapan saja mereka mau. Mereka tidak perlu pergi ke toko untuk membeli buku atau koran lagi. Yang harus mereka lakukan adalah merogoh saku mereka dan memasukkan pencarian Google dengan cepat, dan mereka akan menemukan banyak pengetahuan tentang subjek tersebut.

Kami sangat sadar. Sangat sadar betul para pembaca media semakin pintar, Karenanya para punggawa indiebanyumas.com juga terus belajar setiap hari, bahkan setiap detik waktu berjalan ketika tuntutan seorang jurnalis di era sekarang tak hanya sebatas mampu menulis dengan baik. Atau, memiliki skill di atas rata-rata jurnalis lain untuk kategori dalam melakukan penggalian data untuk pelipiutan jenis investigasi, olahraga, politik, atau bahkan tentang kegiatan agama. Jurnalis saat ini, selain syarat-syarat tadi juga sudah harus bisa dan mampu untuk beradaptasi dengan teknologi informatika, tidak boleh lagi kabur ketika harus berhadapan dengan bab komputasi. 

Hal selain itu yang harus dimiliki oleh jurnalis adalah waktu. Mereka harus menjadi yang pertama. Mereka harus cepat. Mereka tidak punya waktu lagi untuk asyik dengan cerita mereka. Mereka tidak punya waktu untuk belajar dan merenungkan cerita mereka. Mereka mengandalkan kutipan dari pakar lain untuk membentuk cerita mereka.

Jurnalisme investigatif sejati adalah seni yang perlahan memudar. Salah satu alasan utamanya adalah uang tidak ada lagi untuk itu. Melakukan investigasi nyata membutuhkan banyak waktu, yang pada gilirannya membutuhkan banyak uang.

Bidang jurnalisme telah berevolusi dari permulaan revolusi pra-industri menjadi iterasi jurnalisme warga dan konglomerat media saat ini. Jurnalis dan mahasiswa jurnalisme abad ke-21 harus siap untuk beradaptasi dengan platform dan teknologi baru dan tetap selaras dengan kesadaran publik untuk melakukan pekerjaan mereka secara efektif.

Sementara jurnalis mungkin menghadapi masa depan yang tidak pasti,  tetapi dengan mencoba dan harus mampu memahami perkembangan teknologi, dan niat terus menjaga rasa ‘lembah manah’ bahwa melalui jurnalisme maka dirinya akan hadir sebagai peretas jalan kebuntuan bagi manusia lainnya, maka Tuhan sudah barang pasti akan menunjukkan jalan yang lebih mulus dari jalan yang memakai hotmix. 

Sekarang, jurnalisme memang harus sabar. Indiebanyumas apalagi, harus ekstra sabar karena personelnya ada yang baru saja bangun dari tidur Panjang, beberapa diantaranya justru baru ‘terlahir’ di jagad jurnalisme. Menjadi tantangan berat menjaga kualitas, kredibilitas, inovasi yang tak pernah indiebanyumas akan berhenti, tatkala ketika tulisan ini saya ketik, kami masih mendapati setiap hari suara-suara dari aneka ragam platform yang terdengar noise. Lalu, berakhir pada informasi yang kini telah terbiasa disebut dengan istilah hoax. 

Karenanya, indiebanyumas memang harus lahir, dan mencoba untuk terus istiqimah meski tahu hal buruk apa saja yang terjadi dengan modal tekad dan otak yang kami miliki. Indiebanyumas.com bagi kami harus ada sebagai rujukan informasi selain dari konten agregasi pilihan, lalu sajian desain grafis dan e paper dari kami serta liputan khusus tentang peristiwa-peristiwa yang bersentuhan dengan negara. Tapi kami juga tak hanya ingin dinilai baik jika baik, tetapi hanya dari tampilan belaka.

Jurnalisme gaya indie banyumas akan terus hadir menjadi penyedia informasi kepada publik dengan rasa yang akan selalu sama,  menjadikan unsur 9 elemen jurnalisme sebagai rukun iman untuk setiap personal indie banyumas.

Perlahan, tetapi jelas kami sudah punya tujuan, melaui indiebanyumas.com inilah para punggawa akan memperbaiki diri dari dosa masa lalu baik terkait dengan jurnalisme maupun hal lain dalam kehidupan masyarakat sosial. Sengaja, maupun yang tak disengaja. 

Tidak ada gading yang tak retak, begitulah kami. Namun, indiebanyumas.com akan terus  menjadi yang lain. Kebetulan, kami sudah punya formula yang dinamai ‘Mbudeg’ ketika memperoleh cibiran dari orang lain yang telah salah tebak kalua  kami hanya akan bertahan sebulan, atau gossip manis lain bab suap menyuap yang menjadikan indiebanyumas.com tetap masih eksis hingga hari ini. Tak pernah lupa, eksistensi indiebanyumas adalah buah dari sumbangsih seluruh pendukung kami, baik dalam bentuk doa, dukungan moral, donasi, dan lainnya. 

Meski telah dua hari lewat, tidaklah mengapa saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin. Kami juga masih selalu menunggu donasi dari para bijak untuk eksistensi kami, syaratnya mudah. Berapapun donasinya, dilarang keras untuk mencoba melakukan intervensi. Salam NKRI Jaya. Merdeka!!!!

ADSR Angga Saputra
indiebanyumas.com

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Buntil Purwokerto Jadi Istimewa Diburu Pembeli Saat Lebaran

Selanjutnya

Healing Sekaligus Mencicipi Sajian Unik di RM Ikan Dewa

TERBARU

Hari Keenam Pencarian Korban Terseret Ombak di Pantai Setrojenar, Tim SAR Perluas Area hingga 5 KM

Hari Keenam Pencarian Korban Terseret Ombak di Pantai Setrojenar, Tim SAR Perluas Area hingga 5 KM

Selasa, 7 April 2026

Riswo Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Penyisiran di Sungai Tajum dan Sekitarnya

Riswo Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Penyisiran di Sungai Tajum dan Sekitarnya

Selasa, 7 April 2026

Peringati Milad ke-61, UMP Tegaskan Komitmen “Semakin Kuat, Semakin Berdampak”

Peringati Milad ke-61, UMP Tegaskan Komitmen “Semakin Kuat, Semakin Berdampak”

Selasa, 7 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Healing Sekaligus Mencicipi Sajian Unik di RM Ikan Dewa

Usai Lebaran, Masjid Agung Purwokerto Tetap Ketatkan Protokol Kesehatan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com