PURWOKERTO – Sebanyak 516 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengikuti kegiatan Ucap Janji di auditorium kampus, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini menjadi syarat sebelum mereka terjun ke praktik di masyarakat dan fasilitas kesehatan.
Ratusan mahasiswa yang mengucapkan janji terdiri dari:
· 300 mahasiswa Sarjana Keperawatan,
· 64 mahasiswa Keperawatan D3,
· 104 mahasiswa Keperawatan Anestesiologi D4
· 48 mahasiswa Manajemen Informasi Kesehatan D4.
Bukan Sekadar Seremoni Tahunan
Ketua panitia, Ns. Marta Tania Gabriel Ching Cing., M.Kep, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ucap janji merupakan bentuk ikrar dan komitmen mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja nyata.
“Ucap janji ini menjadi langkah awal mahasiswa sebelum praktik langsung di masyarakat maupun di fasilitas pelayanan kesehatan,” ujarnya kepada awak media di Purwokerto, Senin (4/5).
Ia menjelaskan, melalui kegiatan ini mahasiswa diharapkan memahami tanggung jawab profesi serta menjaga etika dan sikap profesional sebagai calon tenaga kesehatan.
Dekan: Ucap Janji Tanda Kelayakan Praktik
Dekan FIKes UMP, Assoc. Prof. Dr. Ns. Umi Solikhah, menyampaikan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah mengucapkan janji. Menurutnya, momen tersebut menjadi pengenalan awal sekaligus penanda bahwa mahasiswa layak berhadapan langsung dengan pasien.
“Hari ini kalian sudah mengucap janji. Ini menjadi tanda bahwa kalian layak untuk praktik langsung ke pasien dan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, proses menuju praktik tidak hanya soal kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kedisiplinan. Bahkan, mahasiswa dilatih baris-berbaris agar memiliki kekompakan sebagai simbol kebersamaan dalam profesi.
Pentingnya Caring dan Kekuatan Mental
Dekan Umi juga mengingatkan pentingnya nilai caring atau kepedulian dalam dunia kesehatan. Ucap janji, kata dia, menjadi pengingat tentang sikap baik dan pelayanan tulus yang harus diberikan kepada pasien.
“Seorang tenaga kesehatan itu harus kuat, baik fisik maupun mental. Yang perlu diperkuat adalah diri sendiri, karena tidak semua orang akan satu frekuensi dengan kita. Di lapangan nanti, kalian akan menghadapi situasi yang lebih kompleks,” pesannya.
Ia juga memberi kelonggaran bagi mahasiswa untuk belajar dari kesalahan, asalkan tetap mau memperbaiki diri.
“Belajar salah boleh, tidak apa-apa. Yang penting tetap belajar dan mempersiapkan diri sebaik mungkin saat praktik nanti,” tandasnya.
Melalui kegiatan Ucap Janji ini, FIKes UMP menargetkan mahasiswanya semakin siap secara profesional maupun mental dalam menjalankan tugas sebagai calon tenaga kesehatan yang melayani masyarakat. (Angga Saputra)








