INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

31 Warga Desa Pekaja yang Positif Covid-19 Dievakuasi ke Baturraden, Klaster Tarawih Masuk Zona Kuning

Minggu, 2 Mei 2021

PURWOKERTO – Dari data jumlah kasus positif di minggu keempat April, diketahui RT 3 RW 2 Desa Tanggeran Kecamatan Somagede dengan 7 orang terkonfirmasi positif dari klaster tarawih menjadi satu-satunya RT di Banyumas berzona orange.

Kasi Survailans, Imunisasi dan Kejadian Luar Biasa (KLB) Dinkes Banyumas, Achmad Chairul Hamdi S.KM MKM mengatakan 7 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di RT 3 RW 2 terjadi dalam minggu keempat April. Ketujuhnya tinggal tersebar di 3 rumah di wilayah RT 3 RW 2.

“Maka dari itu RT 3 RW 2 sementara menjadi satu-satunya RT berzona orange di Banyumas kaitannya dengan zonasi PPKM mikro,” katanya kepada Radarmas.

Hamdi menjelaskan untuk kasus positif Covid-19 di Desa Pekaja Kecamatan Kalibagor ada 3 RT yang masuk kategori zona kuning yaitu RT 1 RW 2, RT 2 RW 2 dan RT 5 RW 3. Per Minggu lalu ada 12 kasus positif yang tersebar di 3 RT tersebut.

“Dasarnya zonasi PPKM Mikro per 25 April,” terang dia.

Camat Kalibagor, Arief Effendi S.STP M.Si memastikan sebanyak 31 warga Grumbul Gunung Desa Pekaja yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang masuk dalam kluster tarawih sudah dievakuasi ke Rumah Karantina (RK) Baturraden, Jumat (30/4) malam. Dari beberapa kali dilakukan tracking dan tracing, orang yang positif kebanyakan berasal dari 1 grumbul. Jumlah total orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 35 orang dimana 1 orang dirawat di rumah sakit.

Dari 34 orang, 31 orang dievakuasi ke RK Baturraden dan sisanya sudah selesai masa inkubasinya.
“Jadi satu grumbul. Ini grumbul Gunung Desa Pekaja. Lokasinya di RT 1 & 2 RW 2,” katanya ketika ditemui Radarmas, Jumat (30/4) malam.

Arief menegaskan guna mencegah semakin meluasnya penularan Covid-19 di Desa Pekaja, Satgas Covid-19 kecamatan menutup sementara 2 masjid dan 2 mushola sembari menunggu hasil swab PCR 35 orang warga Desa Pekaja tracking Puskesmas Kalibagor pada Jumat (30/4) keluar. “Oleh sebab itu kapan 2 masjid dan 2 mushola itu kembali dibuka menunggu perkembangan lebih lanjut,” pungkas Camat. (yda)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kobaran Api Lahap Rumah pada Dinihari, Warga Sidareja Ini Teriak-teriak Sambil Menyelamatkan Anaknya

Selanjutnya

Sejumlah ekonom ini prediksi inflasi April 2021 lebih tinggi

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Percaya Janji Manis Proyek, Perempuan asal Mersi Rugi Rp280 Juta

Percaya Janji Manis Proyek, Perempuan asal Mersi Rugi Rp280 Juta

Jumat, 15 Mei 2026

Membaca Ulang Soemitronomics: Ekonomi sebagai Arena Pertarungan Nasib Bangsa

Soemitronomics: Antara Kapitalisme Global dan Amanat Konstitusi

Jumat, 15 Mei 2026

Kemenhaj Perketat Pembayaran Dam via Adahi, Jemaah Diimbau Hindari Calo

Kemenhaj Perketat Pembayaran Dam via Adahi, Jemaah Diimbau Hindari Calo

Jumat, 15 Mei 2026

Selanjutnya

Sejumlah ekonom ini prediksi inflasi April 2021 lebih tinggi

Pria Kebumen Ini Ngaku Keturunan Majapahit-Cabuli Gadis Bawah Umur

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com