BANYUMAS – Sebanyak 30 pasangan terpilih akan mengikuti pernikahan massal Banyumas Mantu 2026 yang digelar bersamaan dengan Banyumas Wedding Expo di Rita Supermall Purwokerto pada Jum’at (4/9/2026). Acara yang memadukan prosesi sakral pernikahan dengan pameran jasa pernikahan ini diikuti oleh peserta dengan rentang usia beragam, dari 17 tahun hingga 64 tahun.
Berdasarkan data panitia, pasangan tertua yang lolos seleksi adalah Suwardi (64) dan Kartini (49). Sementara peserta termuda masing-masing berusia 18 dan 17 tahun.
Panitia mencatat antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Dari 199 pasangan yang mendaftar, hanya 30 yang lolos kurasi.
“Yang mendaftar ada 199 pasangan, kemudian kami seleksi menjadi 30 pasangan,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara, Rumaisha SSi, usai technical meeting di Pendopo Si Panji, Kompleks Pendopo Kabupaten Banyumas, Kamis (28/8/2026).
Kegiatan serupa sebelumnya pernah dilaksanakan pada 2020 dalam rangkaian Hari Jadi Banyumas. Tahun ini, konsep tersebut kembali digelar dengan melibatkan lebih banyak pelaku usaha jasa pernikahan di Banyumas.
Rumaisha menjelaskan, Banyumas Mantu tidak sekadar kegiatan sosial. Acara ini juga dirancang untuk mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Banyumas, dengan menampilkan unsur seni dan budaya lokal dalam setiap rangkaiannya.
Kirab Pengantin dari Pendopo ke Supermall
Prosesi nikah massal akan diawali dengan tata rias peserta di Pendopo Si Panji. Usai berdandan, 30 pasangan akan mengikuti kirab dari Pendopo menuju Rita Supermall Purwokerto.
“Kami akan melaksanakan nikah massal pada 4 September. Peserta akan di-make up di sini seperti pelaksanaan tahun 2020, kemudian dikirab dari Si Panji menuju Rita Supermall,” jelasnya.
60 Vendor Penuhi 48 Booth Wedding Expo
Panitia menggandeng sekitar 60 vendor pernikahan yang akan mengisi 48 booth dalam Banyumas Wedding Expo. Para vendor tidak hanya berpartisipasi dalam pameran, tetapi juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Banyumas Mantu, termasuk layanan tata rias dan dokumentasi bagi peserta secara gratis.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyambut baik antusiasme masyarakat. Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kebutuhan masyarakat akan program pernikahan massal yang terselenggara dengan biaya gratis.
“Dari sekian ratus pendaftar diseleksi menjadi 30 pasangan. Saya berharap kegiatan ini setiap tahun bisa diadakan. Syukur-syukur jumlah pesertanya bertambah,” kata Sadewo.
Bupati menambahkan, Banyumas Mantu juga menjadi sarana membantu pasangan yang sebelumnya telah menikah secara agama tetapi belum tercatat secara negara. Melalui program ini, mereka mendapatkan kepastian dan perlindungan hukum melalui pencatatan pernikahan.
Sadewo meminta pelaksanaan kegiatan dipersiapkan dengan matang agar menjadi agenda tahunan yang berdampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha. Pemerintah daerah mendorong berbagai event di Banyumas karena dapat membuka peluang bagi UMKM dan ekonomi kreatif.
“Kami memang ingin ada event setiap bulan. Dengan adanya event, tentu akan menguntungkan bagi UMKM. Hanya saja persiapannya harus berjalan dengan baik,” ujarnya.
Terkait pembiayaan, Sadewo menegaskan pemerintah daerah terbuka memberikan dukungan, namun diharapkan tidak membebani APBD. Dukungan dapat berasal dari sponsor dan kerja sama dengan berbagai pihak.
Wadah bagi Wedding Organizer Muda
Bupati menambahkan, Banyumas Wedding Expo juga menjadi ruang bagi wedding organizer (WO) lokal, termasuk pelaku usaha muda, untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan usahanya.
“Banyak WO di Banyumas yang masih muda-muda. Ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan ekonomi kreatif,” katanya.
Jadwal Lengkap Banyumas Mantu & Wedding Expo 2026
Rangkaian Banyumas Wedding Expo 2026 berlangsung selama tiga hari, 4-6 September 2026, di Rita Supermall Purwokerto. Berikut jadwal tahapan menuju puncak acara:
· Pendaftaran: 7–20 Juli 2026
· Verifikasi Data: 21–25 Juli 2026
· Pemanggilan Peserta Terpilih: 26–28 Juli 2026
· Pemberkasan KUA: 27 Juli–21 Agustus 2026
· Bimbingan Perkawinan: 24 Agustus 2026
· Puncak Banyumas Mantu: 4 September 2026
Pewarta : Angga Saputra
Editor : Alexander Bumi








