INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Warga Diminta Tak Nekat Gali Pasir Sungai, Rawan Meluap Saat Hujan

Senin, 29 November 2021

PURBALINGGA – Penghujan yang sedang berlangsung menjadikan aliran sungai banjir, seperti di Sungai Klawing Bancar Purbalingga. Namun naiknya debit air justru dinilai sebagai keberuntungan, karena di dekat jembatan Klawing masih banyak warga pencari pasir manual.

Bahkan seakan sudah turun-temurun, warga penambang pasir manual di dekat jembatan sungai Klawing Bancar cukup banyak. Pemkab Purbalingga melalui dinas terkait melarang warga mencari material sungai seperti pasir dan batu terlalu dekat dengan jembatan. Jarak minimal 500 meter dari bangunan jembatan.

“Tidak boleh mengambil material dengan jarak 500 meter di hulu dan 1.000 meter di hilir. Karena bisa mengancam keberadaan jembatan maupun bangunan yang ada di air,” tutur Kabid Sumber Daya Air DPU PR Purbalingga, Hadiono, pekan lalu.

Saat kewenangan pembinaan dan sosialisasi penambangan masih di Dinas Pekerjaan Umum, sosialisasi bisa rutin dilakukan. Namun saat ini kewenangan sosialisasi ada di pemerintah propinsi dan pusat. Namun di dinasnya dan jajaran terkait di kabupaten juga siap bersama koordinasi melakukan pengawasan.

“Setidaknya para pencari pasir di sungai Klawing Bancar itu tidak melanggarnya. Kami juga belum melakukan patroli atau pengecekan lagi, jadi belum tahu ada yang melanggar atau tidak,” tambahnya.

Jika melanggar, maka kegiatan mereka mengancam keberadaan jembatan. Misalnya pada bagian pondasi atau bawah penyangga jembatan yang akhirnya kehilangan material batu di dekatnya dan berongga. Akhirnya saat ada hantaman ataupun beban yang cukup besar, bisa ada potensi tak stabil.

Jika lokasi dekat jembatan hanya untuk menaruh hasil atau pasir, tak masalah. Namun dikhawatirkan masih ada yang melakukan penambangan dekat teras jembatan Klawing Bancar itu.

“Kita juga kadang teringat jika masyarakat menambang juga untuk keperluan hidup sehari- hari. Namun kami minta agar tetap memperhatikan jarak aman dari teras jembatan,” tegasnya. (amr)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Bencana Tanah Bergerak di Cilacap Meluas, Puluhan Warga Mengungsi di Bangunan SD

Selanjutnya

Kasus Aktif Covid-19 di Purbalingga Tersisa 3 Orang, Vaksinasi Capai 62,97 Persen

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Jenazah Martomiharjo Ditemukan 28 Mil di Barat Bunton

Jenazah Martomiharjo Ditemukan 28 Mil di Barat Bunton

Jumat, 17 Juli 2026

500 Kuota Paspor Gratis Disiapkan, Kantor Imigrasi Banyumas Segera Dibangun 2027

500 Kuota Paspor Gratis Disiapkan, Kantor Imigrasi Banyumas Segera Dibangun 2027

Jumat, 17 Juli 2026

MPLS SMPN 4 Kedungbanteng: Siswa Bersimpuh dan Cuci Kaki Orang Tua di Hari Penutupan

MPLS SMPN 4 Kedungbanteng: Siswa Bersimpuh dan Cuci Kaki Orang Tua di Hari Penutupan

Jumat, 17 Juli 2026

Selanjutnya

Kasus Aktif Covid-19 di Purbalingga Tersisa 3 Orang, Vaksinasi Capai 62,97 Persen

Satpol PP Banyumas Geram Pemasang Reklame Ilegal, Langsung Terancam Tipiring

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com