PURWOKERTO – Kabar baik bagi warga Banyumas. Layanan pembuatan paspor bakal semakin dekat dan mudah diakses. Pemerintah menyiapkan 500 kuota paspor sebagai langkah awal uji coba, sekaligus menandai dimulainya pembangunan Kantor Imigrasi setara Cilacap yang ditargetkan rampung pada 2027.
Rencana tersebut diungkapkan Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PKS, Yanuar Arif Wibowo, saat berkunjung ke Kantor Pemkab Banyumas, Jumat (17/7/2026). Menurutnya, penyediaan 500 blanko paspor ini merupakan bentuk dukungan imigrasi sekaligus kado spesial bagi masyarakat dalam rangka Hari Jadi ke-456 Kabupaten Banyumas.
“Selama ini banyak usulan karena layanan di Mal Pelayanan Publik Banyumas masih terbatas. Maka kami siapkan 500 formulir paspor yang bisa dimanfaatkan masyarakat Banyumas,” ujar Yanuar.
Ia menambahkan, proses perekaman data biometrik, termasuk pengambilan foto pemohon, direncanakan dilakukan langsung di Purwokerto. Dengan demikian, warga tak perlu lagi repot-repot datang ke Kantor Imigrasi Cilacap hanya untuk menjalani tahapan tersebut.
Kantor Imigrasi Banyumas Masuk Prioritas Nasional 2027
Tak hanya kuota paspor, Yanuar juga mengabarkan bahwa pembangunan Kantor Imigrasi Banyumas telah masuk dalam daftar prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) pada tahun 2027.
Saat ini, Pemkab Banyumas tengah menyiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan. Sementara itu, anggaran pembangunan akan bersumber dari APBN.
“Bupati sedang menyiapkan lahannya. Pembangunan Kantor Imigrasi Banyumas sudah menjadi prioritas tahun 2027. Anggarannya dari pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah menyiapkan lahan,” jelasnya.
Meski demikian, jadwal pelaksanaan uji coba 500 kuota paspor masih menunggu hasil koordinasi antara pihak Imigrasi dan Pemkab Banyumas. Masyarakat diminta bersabar menunggu pengumuman resmi sebelum melakukan pendaftaran.
Bupati: Ini Awal dari Mimpi Besar Banyumas
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyambut antusias program tersebut. Ia mengakui, selama ini masyarakat sudah bisa mengajukan permohonan paspor dari Banyumas, namun proses pencetakannya masih harus dilakukan di Kantor Imigrasi Kelas I Cilacap.
Menurutnya, penyediaan 500 blanko paspor ini menjadi momentum penting agar Banyumas segera memiliki kantor imigrasi sendiri yang mampu melayani seluruh proses, termasuk pencetakan dokumen perjalanan tersebut.
“Harapannya, setelah 500 blanko ini menjadi awal sehingga Banyumas memiliki kantor imigrasi seperti di Cilacap yang bisa mencetak paspor di sini,” ujar Sadewo.
Ia mengungkapkan, lokasi pembangunan Kantor Imigrasi Banyumas masih dalam tahap pembahasan. Salah satu alternatif lokasi berada di kawasan Terminal Bulupitu Purwokerto.
Untuk tahap awal, layanan uji coba 500 kuota paspor direncanakan berlangsung di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banyumas. Pelaksanaannya masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak Imigrasi terkait jadwal dan mekanisme pelayanan.
Program ini diharapkan menjadi babak baru bagi masyarakat Banyumas dalam mengakses layanan keimigrasian. Tak hanya mudah, tapi juga cepat dan dekat dari rumah.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra







