INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Vaksinasi Remaja Baru 23 Persen

Selasa, 5 Oktober 2021

PURWOKERTO – Capaian vaksinasi remaja di Kabupaten Banyumas per Minggu (3/10) mencapai 23 persen atau 37.472 orang dari total sasaran 162.999 anak. Sementara untuk capaian vaksinasi Covid-19 total per Minggu (3/10) sudah 44,7 persen atau 624.924 orang dari total sasaran sebanyak 1.398.427 orang.

Kadinkes Banyumas, Sadiyanto SKM M.Kes optimis dalam bulan Oktober ini jika dropping vaksin ke Banyumas tercukupi sesuai kekuatan penyuntikan, maka capaian vaksinasi Covid-19 dosis I secara keseluruhan bisa lebih dari 50 persen.

Pihaknya bekerjasama dengan banyak pihak untuk menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 di seluruh sasaran termasuk remaja.

“Tidak ada sasaran vaksinasi pelajar. Namun di dalam sasaran remaja ada pelajarnya,” katanya.

Pantauan Radarmas, sentra vaksinasi Covid-19 yang fokus dalam penyuntikan vaksin pada pelajar salah satunya yaitu Keuskupan Purwokerto.

Setelah menggelar vaksinasi massal di MAN 2 Banyumas menyasar pelajar madrasah, Keuskupan Purwokerto bekerjasama dengan Dinkes Banyumas membuka sentra vaksinasi massal di Paschalis Hall dengan sasaran siswa SMP di Purwokerto dan sebagian Sokaraja.

Wakil Ketua Pelaksana Vaksinasi Gereja Katolik Kabupaten Banyumas, FA Agus Wahyudi mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi massal di Paschalis Hall bagi pelajar SMP di Purwokerto yang hadir sebanyak 955 siswa. Sementara bisa divaksin atau lolos skrining dan masuk P-Care hanya 895 siswa.

“Minggu (kemarin) juga masih ada siswa yang divaksin dari SMP Gunung Jati dan Muhammadiyah 1 Purwokerto dan Sokaraja,” terang dia.

Adapun kuota vaksin yang disiapkan oleh Keuskupan Purwokerto bagi siswa SMPN 1, 2, 3, 5, 6, 7, Gunung Jati, Muhammadiyah 1 Purwokerto dan Sokaraja total sebanyak 1.300 dosis. Semua SMP yang menjadi sasaran vaksinasi pelajar ditentukan oleh Dindik Banyumas.

“SMPN 4 Purwokerto tidak masuk karena lokasinya jauh dari Paschalis Hall. Kasihan siswanya,” pungkas Guru SMAN 2 Purwokerto tersebut. (yda)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Purbalingga petakan potensi unggulan untuk ekspor

Selanjutnya

Obyek Wisata Dibuka Lagi, Baru Sebatas Ujicoba di Purbalingga

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Klenteng Boen Tek Bio Banyumas: Bukti Langka Akulturasi Budaya Tionghoa dan Jawa

Klenteng Boen Tek Bio Banyumas: Bukti Langka Akulturasi Budaya Tionghoa dan Jawa

Minggu, 17 Mei 2026

Gubernur Ahmad Luthfi Siap Dukung Pendanaan Revitalisasi Pasar Wage Purwokerto

Gubernur Ahmad Luthfi Siap Dukung Pendanaan Revitalisasi Pasar Wage Purwokerto

Minggu, 17 Mei 2026

Warisan Abadi Bob Marley: Dari Gang Trench Town hingga Panggung Dunia

Warisan Abadi Bob Marley: Dari Gang Trench Town hingga Panggung Dunia

Minggu, 17 Mei 2026

Selanjutnya

Obyek Wisata Dibuka Lagi, Baru Sebatas Ujicoba di Purbalingga

Kecelakaan Maut Bus vs Sedan di Banjarnegara, Dua Orang Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com