INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Stok Terbatas, Banyak Lansia di Banyumas yang Belum Divaksin

Senin, 22 Maret 2021

Purwokerto – Meskipun menjadi skala prioritas, namun vaksin untuk kalangan lansia di Kabupaten Banyumas pencapaiannya masih jauh dari target. Dari total target 260.000 orang lansia, yang saat ini sudah divaksin baru pada kisaran 10.000 orang.

Masih sedikitnya lansia yang mendapatkan vaksin Covid-19 ini, karena keterbatasan stok vaksin yang dikirimkan oleh pusat ke daerah. Sementara vaksin juga harus dibagi untuk beberapa skala prioritas lainnya, seperti tenaga pelayana publik, calon haji dan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, lansia memang menjadi salah satu skala prioritas yang mendapatkan vaksin. Namun pemberian vaksin juga bergantung pada stok vaksin yang dikirimkan oleh pusat ke Banyumas.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Untuk vaksin terhadap lansia masih jauh dari target, baru sekitar 10.000 orang, padahal yang kita ajukan ada 260.000 orang lansia,” katanya, Senin (22/3).

Lebih lanjut Sadiyanto menjelaskan, mengingat keterbatasan stok vaksin, maka pemberian vaksin untuk lansia diprioritaskan bagi yang usianya sudah di atas 60 tahun. Demikian pula dengan tenaga pelayanan publik yang juga menjadi prioritas vaksin saat ini. Dinkes Banyumas mengutamakan pelayan publik yang usianya di atas 50 tahun.

“Pengiriman vaksin ini kan bertahap, sehingga kita harus pandai-pandai membuat skala prioritas. Ketentuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), prioritas vaksin untuk lansia, tenaga pelayanan publik, tenaga kesehatan dan untuk calon haji. Karena semua golongan tersebut jumlahnya sangat banyak, maka kita prioritaskan yang usianya lebih lanjut,” terangnya.

Kabupaten Banyumas mengajukan alokasi vaksin Covid-19 untuk 1.176.000 orang. Sampai saat ini, jumlah yang sudah diberikan vaksin baru pada kisaran 30.000 orang. Sehingga masih jauh dari target pengajuan.

“Sekarang ini, hampir semua dinas ataupun kantor meminta untuk dilakukan vaksin. Demikian juga untuk golongan masyarakat, banyak yang menanyakan kapan mendapatkan vaksin. Sementara stok vaksin kita menunggu kiriman dari pusat,” tuturnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Jasa Marga Tutup Sebagian Tol Jakarta- Cikampek Sampai Jumat

Selanjutnya

Waralaba: Pengertian, Jenis, dan Contoh Waralaba

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Kita Ramai Bicara, Sedikit Membaca 

TANDA PETIK ITU

Kamis, 12 Maret 2026

Mahasiswa PBI UMP Ikuti Student Mobility di Malaysia

Mahasiswa PBI UMP Ikuti Student Mobility di Malaysia

Kamis, 12 Maret 2026

LPHKHT Muhammadiyah dan Sentra Halal UMP Audit Halal RPU di Banyumas

LPHKHT Muhammadiyah dan Sentra Halal UMP Audit Halal RPU di Banyumas

Kamis, 12 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Selanjutnya

Waralaba: Pengertian, Jenis, dan Contoh Waralaba

Ditonton 1,2 Juta Orang Lebih, WGM Irene Sukandar Taklukkan Dewa Kipas

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com