INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Sepi Penumpang, Seorang Sopir di Banyumas Ubah Angkot Jadi Ambulans Desa untuk Urusan Covid-19

Rabu, 11 Agustus 2021

Banyumas – Sadar bahwa angkutan kota sudah tak lagi eksis di zaman sekarang ini, Tarko (45), warga Desa Karangnangka RT 3 RW 4, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas mengubah angkotnya menjadi ambulans pengantar vaksinasi serta tes swab keliling. Hal itu, juga sebagai wujud kepedulian dirinya akan pandemi Covid-19.

Saat ini banyak sopir angkot yang akhirnya beralih profesi lain. Bukan hanya lantaran Pandemi Covid-19, namun juga perkembangan transportasi pribadi hingga transportasi online menjadi salah satu penyebabnya.

Tarko, pria yang profesi utamanya merupakan sopir angkot kemudian membuat hal berbeda. Dia tetap berusaha agar angkot tetap ada, sehingga dirinya mengalihkan fungsi angkotnya menjadi ambulaun pengantar orang yang hendak vaksinasi maupun tes swab.

“Sejak pandemi memang pendapatannya sudah sangat menurun. Bahkan sudah tidak jalan selama lima bulan. Akhirnya saya ubah angkot saya menjadi ambulans desa,” kata dia.

Dia menjelaskan selain didasari jiwa sosial juga banyaknya permintaan dari orang-orang di desa tempatnya tinggal.

“Mereka banyak yang minta diantar ke puskesmas, katanya mau divaksin ada yang juga mau swab katanya. Karena banyak warga sini yang belum mempunyai kendaraan, akhirnya saya tawarkan mengantarkannya pakai angkot,” ujarnya.

Lambat laun, masyarakat mulai terbiasa jika hendak pergi vaksinasi selalu meminta tolong dirinya. Dari situ membuat dirinya akhirnya menguah angkotnya. Tidak hanya mengubah angkot menjadi ambulans, Tarko juga selalu menggunakan APD lengkap pada saat menyopiri angkotnya.

“Beberapa kali itu sempat dikira nakes perawat betulan. Bahkan sering masyarakat yang tanya siapa yang mau saya bawa (pasien covid-19). Padahal cuman mengantarkan saja orang vaksin atau tes swab,” kata dia.

Kejadian unik pernah dialami oleh Tarko, dimana saat dirinya tengah membawa orang suspek Covid-19, sempat dicegat oleh petugas atau satgas Covid-19.

“Jadi waktu itu saya dikira bawa penumpang umum, saya tetap lewat saja, saya lambaikan tangan saja,” ujarnya.

Meski tau risiko yang dihadapinya, Tarko mengaku tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat. Selain mengenakan APD, dirinya juga menjaga kebersihan angkotnya, dengan kerap kali menyemprotkan cairan pembersih serta memastikan kendaraannya selalu bersih setelah mengantar orang-orang.

“Kalau mengangkut orang, angkot saya maksimal hanya bisa lima orang,” kata dia.

Terkait tarif, dirinya mengaku tidak pernah meminta tarif kepada warga, dan bahkan selalu mengatakan bahwa angkotnya gratis untuk mengantarkan warga yang hendak tes swab maupun vaksinasi.

“Jadi saya terima uang itu dari satgas saja (jika ada orderan dari satgas, red),” ujar pria yang hobi memancing ini.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

KPK geledah rumah orang kepercayaan Bupati Banjarnegara

Selanjutnya

Ketercapaian Vaksin Ibu Hamil di Banyumas Capai 57 Persen

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

MERANCANG UNDANG-UNDANG PEREKONOMIAN NASIONAL

TRAJEKTORI EKONOMI PASAR DAN KRISIS KESEJAHTERAAN

Minggu, 24 Mei 2026

Ketua Fraksi PDI-P Siap Tindaklanjuti Perintah Ketua DPRD Banyumas

Ketua Fraksi PDI-P Siap Tindaklanjuti Perintah Ketua DPRD Banyumas

Minggu, 24 Mei 2026

Bayi Laki-laki Ditemukan di Teras Musala Pekuncen, Diduga Baru Dilahirkan Dua Hari

Bayi Laki-laki Ditemukan di Teras Musala Pekuncen, Diduga Baru Dilahirkan Dua Hari

Minggu, 24 Mei 2026

Selanjutnya

Ketercapaian Vaksin Ibu Hamil di Banyumas Capai 57 Persen

Harga Sayuran Gambas Tembus Rp.12.000/ Kg

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com