INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Sejumlah Pegadang Pasar Wage Purwokerto Kecewa karena Tak Dapat Jatah Vaksin Covid-19

Senin, 21 Juni 2021

Purwokerto – Sejumlah pedagang di Pasar Wage Purwokerto merasa kecewa, lantaran tidak mendapatkan jatah dosis vaksinasi Covid-19. Padahal mereka mengaku sudah siap untuk divaksin, sebagai langkah memproteksi diri sekaligus mendukung pemerintah memerangi Covid-19.

“Saya sedikit kecewa, karena memang tidak mendapatkan jatah vaksin. Padahal saya berharap kalau saya dapat jatah, saya juga akan mendaftarkan teman-teman saya sebagai seles di pasar yang sering ketemu orang banyak,” ujar Rio Saputra, seorang seles di Pasar Wage Purwokerto, Senin (21/6).

Meski demikian, Rio mau memahami, lantaran vaksin tersebut diprioritaskan untuk lansia, sehingga dirinya akan menunggu sabar jika untuk divaksin. Karena menurutnya vaksinasi merupakan langkah yang bagus, untuk memerangi Covid-19, sehingga masyarakat memiliki imunitas yang lebih baik, dibandingkan orang yang belum divaksin.

Sementara itu menurut Kasi Surveillance dan Imunisasi Dinkes Banyumas, Chairul Hamdi untuk jatah vaksin di Pasar Wage Purwokerto hanya 100 pedagang, dengan prioritas mereka yang berusia diatas 50 tahun.

“Ini merupakan program vaksin keliling, baru pertama kali dilakukan di Banyumas dan menyasar sejumlah tempat kerumunan, salah satunya seperti pasar-pasar. Nanti juga akan di droping di tempat yang ada keramaian lainnya. Kemudian jika ada tambahan dosis vaksin, akan dilakukan di tempat lain,” kata dia.

Chairul mengungkapkan, jika antusias masyarakat yang berada di pasar cukup tinggi. Namun, dirinya hanya mengikuti arahan serta keterbatasan dosis vaksin yang ada. Arahan dari Kementerian Kesehatan, prioritas utama vaksinasi berusia 50 tahun ke atas, dengan jenis vaksin yang diberikan masih sama yakni menggunakan jenis Sinovac.

Sementara itu menurut seorang buruh panggul Pasar Wage, Basuki (67), dirinya mengaku tidak takut untuk divaksin, karena ingin mendukung program pemerintah, sekaligus agar lebih terproteksi diri dari Covid-19.

“Saya sehat walafiat, katanya kalau sehabis divaksin, tiga hari suruh istirahat dahulu,” kata dia.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Agrowisata Jambusari di Jeruklegi Terkendala Air Bersih

Selanjutnya

Penambang Pasir Serayu Temukan Mayat Laki-laki Tak Dikenal

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Amicus Curiae dan Penahanan Aktivis: Saluran Publik di Tengah Kebebasan yang Menyempit

Kata-Kata Setelah 28 Tahun Reformasi

Rabu, 20 Mei 2026

Satresnarkoba Banyumas Bongkar Peredaran Obat Keras, 1.130 Butir Diamankan dari Tangan FH

Satresnarkoba Banyumas Bongkar Peredaran Obat Keras, 1.130 Butir Diamankan dari Tangan FH

Selasa, 19 Mei 2026

Dilantik Jadi Ketua Mabicab, Sadewo Siapkan Pramuka Banyumas Pecahkan Rekor MURI

Dilantik Jadi Ketua Mabicab, Sadewo Siapkan Pramuka Banyumas Pecahkan Rekor MURI

Selasa, 19 Mei 2026

Selanjutnya

Penambang Pasir Serayu Temukan Mayat Laki-laki Tak Dikenal

Kecelakaan Karambol Empat Mobil di Sokaraja, Begini Kronologinya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com