INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Rektor UIN Saizu Lepas 14 Mahasiswa ke OASE PTKIN III 2026, Tekankan Keunggulan Karya

Rektor UIN Saizu Lepas 14 Mahasiswa ke OASE PTKIN III 2026, Tekankan Keunggulan Karya

Suasana foto bersama Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan, bersama para dosen pendamping dan official sebelum memberangkatkan 14 mahasiswa peserta OASE PTKIN III 2026 ke Yogyakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Humas UIN Saizu)

Rabu, 4 November 2026

PURWOKERTO — Rektor UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ridwan, melepas kontingen mahasiswa yang akan berlaga di Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) III Tahun 2026. Dalam pelepasan itu, ia mendorong mahasiswa menampilkan keunggulan, kreativitas, dan keunikan karya agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Pelepasan berlangsung di lobi Rektorat UIN Saizu, Selasa (3/11/2026), dan dihadiri Wakil Rektor I Prof. Suwito, Ketua Kontingen Dr. Alief Budiyono, dosen pendamping Prof. M. Hizbul Muflihin, para official, dosen pendamping, serta mahasiswa peserta kompetisi.

Sebanyak 14 mahasiswa akan mewakili UIN Saizu pada lima cabang kompetisi yang mempertemukan mahasiswa PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia. Menurut Rektor, keterlibatan mahasiswa dalam lima cabang itu mencerminkan keberagaman disiplin ilmu yang dikembangkan kampus, mulai dari keagamaan, sosial humaniora, hingga sains dan teknologi.

“Saya kira itu gabungan antara kajian sains, teknologi, dan keagamaan, sosial keagamaan. Jadi, kami tentu patut berbangga dan berbahagia bahwa dari sisi sebaran keilmuan menggambarkan universitas, di situ ada sosial humaniora sekaligus saintek,” ujarnya.

Prof. Ridwan menegaskan bahwa keikutsertaan dalam OASE PTKIN III bukan sekadar mengikuti perlombaan, melainkan kesempatan bagi mahasiswa untuk membuktikan kapasitas, kompetensi, dan kualitas diri. Ia berharap seluruh delegasi memberikan kontribusi terbaik melalui prestasi yang mengharumkan nama UIN Saizu.

“Mudah-mudahan Anda semuanya sebagai delegasi atau kontingen UIN Saizu bisa memberikan prestasi terbaiknya untuk melangitkan UIN Saizu dalam pentas kompetisi yang sifatnya nasional untuk UIN tahun 2026 ini,” ungkapnya.

Salah satu pesan penting yang ditekankan Rektor adalah kemampuan peserta mengenali keunggulan dan nilai pembeda dari setiap karya atau produk yang dipresentasikan. Menurutnya, inovasi tidak cukup hanya memiliki gagasan yang baik, tetapi juga harus mampu menunjukkan nilai tambah serta karakteristik yang membedakannya dari karya peserta lain.

“Perlu Anda kenali produk yang akan Anda presentasikan, baik dalam bentuk produk teknologis maupun kemasyarakatan. Nilai lebihnya apa, distingsinya apa dari produk itu. Saya kira itu perlu dikenali, lalu diperkuat,” pesannya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan dosen pembina maupun pendamping. Penguatan materi, pendalaman substansi, serta pengembangan inspirasi dinilai penting dalam mematangkan persiapan sebelum tampil di hadapan dewan juri. Selain kesiapan teknis dan penguasaan materi, ia mengajak mahasiswa menjaga semangat, optimisme, dan doa selama mengikuti kompetisi.

“Dengan penuh semangat dan optimisme, insyaallah OASE 2026 ini akan mengukir prestasi dan Anda semuanya juga akan meninggalkan legacy bagi kemajuan dan kejayaan UIN Saizu,” tuturnya.

Pada OASE PTKIN III Tahun 2026, UIN Saizu mengirimkan 14 mahasiswa yang tersebar dalam lima cabang perlombaan. Cabang Da’i dan Da’iyah diwakili Zacky Ferdianto, sedangkan cabang Musabaqah Qira’atil Kutub diikuti Rifa’ ‘Ainushshofiyah.

Cabang Nanoteknologi dan Kesehatan diikuti empat mahasiswa, yakni Azizah Tri Wulandari, Naufal Abdi Valencia, Sabrillah Raya Fadwa Addin Zildani, dan M. Khotibul Umam. Pada cabang Robotik, delegasi UIN Saizu terdiri atas Arifian Ilham Nur Riandana, Arkan Naufal Fathoni, Fiki Alif Maulana, dan Mahmud Hidayat.

Adapun cabang Sosial Kemasyarakatan diikuti Niamilah Nabil Syahputra, Septi Rahmadani, Zahrotul Muna, dan Akhmad Khotib Musyafa.

OASE PTKIN III Tahun 2026 berlangsung pada 3–7 November 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan mengusung tema “Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi”. Ajang nasional ini menjadi ruang bagi mahasiswa PTKIN untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan potensi di bidang agama, sains, dan riset melalui integrasi keilmuan dan inovasi.

Setelah menyampaikan sambutan, Prof. Ridwan secara resmi melepas kontingen dengan mengucapkan basmalah. Prosesi dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Ketua Kontingen Prof. Hizbul Muflihin. Rombongan mahasiswa bersama dosen pendamping kemudian bertolak menuju Yogyakarta menggunakan bus untuk mengikuti rangkaian kompetisi.

Melalui partisipasi dalam OASE PTKIN III 2026, UIN Saizu berharap para mahasiswa mampu menampilkan kemampuan terbaik, menghadirkan karya inovatif dengan keunggulan tersendiri, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan. Lebih dari sekadar kemenangan, keikutsertaan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga sekaligus kontribusi mahasiswa dalam membangun reputasi dan kejayaan UIN Saizu di tingkat nasional. (Alri Johan)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kisah Kembar Besta-Beste: Dari Dojang Satria ke Podium Emas, Kini Bidik Gelar Doktor

Selanjutnya

Penyadapan Di Istana dan Bayang-Bayang Sejanus: Cermin Sejarah Romawi

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Retaknya Solidaritas Kebangsaan: Membaca Peradaban Indonesia Pasca G30S PKI dari Perspektif Ibnu Khaldun

Penyadapan Di Istana dan Bayang-Bayang Sejanus: Cermin Sejarah Romawi

Rabu, 4 November 2026

Rektor UIN Saizu Lepas 14 Mahasiswa ke OASE PTKIN III 2026, Tekankan Keunggulan Karya

Rektor UIN Saizu Lepas 14 Mahasiswa ke OASE PTKIN III 2026, Tekankan Keunggulan Karya

Rabu, 4 November 2026

Kisah Kembar Besta-Beste: Dari Dojang Satria ke Podium Emas, Kini Bidik Gelar Doktor

Kisah Kembar Besta-Beste: Dari Dojang Satria ke Podium Emas, Kini Bidik Gelar Doktor

Rabu, 4 November 2026

Selanjutnya
Retaknya Solidaritas Kebangsaan: Membaca Peradaban Indonesia Pasca G30S PKI dari Perspektif Ibnu Khaldun

Penyadapan Di Istana dan Bayang-Bayang Sejanus: Cermin Sejarah Romawi

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com