BANYUMAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas mulai merealisasikan salah satu program unggulan mereka, Trilasan, dengan menyalurkan bantuan operasional untuk sejumlah pondok pesantren.
Penyaluran bantuan ini diharapkan mampu mendukung keberlangsungan program pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan pesantren.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, bersama Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti mencanangkan program ini sebagai wujud perhatian serius terhadap sektor keagamaan dan pendidikan.
“Di dalam Trilas Program sudah terangkum di antaranya Operasional Pondok Pesantren. Ini merupakan perhatian terhadap sektor pendidikan di ponpes dan keagamaan,” ujar Sadewo.
Berlangsung di Aula Baznas
Penyerahan bantuan secara simbolis digelar di Aula BAZNAS Kabupaten Banyumas pada Kamis (06/05/2026).
Acara ini menjadi momen silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah dan para pengasuh pondok pesantren.
Tidak hanya bantuan operasional pesantren, Trilas Program juga mencakup insentif untuk guru ngaji serta dukungan bagi organisasi keagamaan lainnya.
Apresiasi dari Pengasuh Ponpes
Para pengelola pesantren menyambut baik bantuan tersebut. Eko Kuswanto, Pengurus Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Sokaraja, mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Banyumas, serta kepada Kantor Kemenag Banyumas atas bantuan operasionalnya. Alhamdulillah. Insya Allah bantuan ini sangat bermanfaat dan harapannya tetap berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” ujar Eko.
Hal senada disampaikan oleh Astajib Syaiful Azhar, pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ushulil Hikmah Desa Linggasari. Ia menilai bantuan ini sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah untuk masyarakat pesantren.
“Terima kasih kepada Pemkab Banyumas, Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas. Dengan bantuan ini kami berharap dukungan pemerintah terhadap pondok pesantren terus berlanjut, dan semakin membangun sinergitas,” kata Astajib.
Harapan Baldatun Thayyibatun
Bupati Sadewo menambahkan, sinergi antara ulama dan umara (pemerintah) menjadi pilar utama dalam membangun masyarakat Banyumas yang lebih baik.
“Sehingga harapannya bisa terwujud Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Banyumas aman, makmur, dan mendapat ampunan Allah,” pungkasnya.
Penulis : Angga Saputra






