INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Ratusan Perangkat Desa Sambangi Mapolresta Banyumas, Minta Pemerasan pada Kades Diusut Tuntas

Kamis, 29 April 2021

Purwokerto – Ratusan perangkat desa di Kabupaten Banyumas yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Banyumas mendatangi Mapolresta Banyumas. Kedatangan mereka sebagai bentuk memberikan dukungan kepada Sat Reskrim Polresta Banyumas, untuk mengusut tuntas kasus pemerasan terhadap lima kepala desa (kades) yang diduga dilakukan oleh oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pegiat anti korupsi di Kabupaten Banyumas.

“Kita di sini memberikan dukungan kepada Polresta Banyumas, kita memberikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Polresta Banyumas,” kata Ketua PPDI Kabupaten Banyumas, Slamet Mubarok, Kamis (29/4).

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Dia mengatakan, sebenarnya masing-masing desa mengirimkan tiga orang untuk datang ke Polresta. Tetapi mempertimbangkan pandemi Covid-19, jadi satu kecamatan hanya beberapa orang saja.

“Semuanya memberikan dukunga ke Polresta Banyumas untuk mengusut kasus ini. Nanti kita juga akan menyampaikan surat dukungan secara langsung ke Kapolresta,” katanya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Slamet menambahkan, persoalan seperti ini sebenarnya sudah kerap terjadi, dimana oknum LSM yang kerap mendatangi perangkat desa maupun kepala desa. Oknum LSM menakut-nakuti ataupun melakukan tindakan pemerasan.

“Ini yang akhirnya membuat kerja kita tidak tenang, sehingga kami berharap Polresta bisa mengusut tuntas kasus ini,” kata dia.

Sementara itu menurut Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman L Hakim yang turut menemui PPDI Kabupaten Banyumas mengaku, pihaknya akan melaksanakan tugas sesuai dengan porsi mereka, dan akan terus melanjutkan kasus tersebut.

“Mereka membuat surat aduan kami respons, kami cari bukti-buktinya sesuai fakta apa yang ada. Kami akan lakukan penyelidikan apa adanya, tidak akan kami tutup-tutupi, tolong kami juga dibantu untuk memberikan bukti-bukti lainnya. Nanti sebagai follow up kami akan memberikan SP2HP (surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan, red) secara berkala,” ujarnya.

Kapolresta juga mengingatkan kepada masyarakat maupun perangkat desa dan kepala desa, untuk jangan takut jika ada kasus pemerasan yang dilakukan oleh siapapun. Dimana pihaknya akan bekerja profesional dalam menangani kasus-kasus semacam itu.

“Kalau ada yang tidak baik, tolong kami diinformasikan. Tidak usah takut untuk melaporkan, kami tidak akan menyebut siapa yang melaporkan, itu tugas kami untuk mengungkap. Kami juga memiliki metode dan tata cara atau SOP untuk melakukan hal itu,” kata dia.

Masih di lokasi yang sama, Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry menjelaskan, kasus dugaan pemerasan tersebut masih terus berjalan dimana sudah ada 18 orang saksi yang diperiksa, dan lima orang kepala desa yang melaporkannya.

“Masih terus kami tangani, belum ada penetapan tersangka sampai saat ini,” ujarnya.

Diketahui, kasus pemerasan terjadi pada lima kepala desa di Kemranjen. Pemerasan dilakukan oleh oknum LSM. Dari pemerasan itu, para kades menyerahkan uang jutaan rupiah.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Mencari Rejeki di Bulan Ramdhan Dengan Jualan Pil Koplo, Hati hati Pil Koplo Penyebab Kepikunan

Selanjutnya

Muncul Klaster Tarawih di Banyumas, 52 Orang Positif Covid-19

TERBARU

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Tegaskan Banyumas Tak Terapkan WFA

Rabu, 25 Maret 2026

Nelayan Banjarnegara Belum Ditemukan, Tim SAR: Ombak Masih Menjadi Kendala

Nelayan Banjarnegara Terseret Ombak di Pantai Suwuk Ditemukan Meninggal

Rabu, 25 Maret 2026

KAI Daop 5 Purwokerto Tawarkan Diskon 20% Lewat Promo Silaturahmi

KAI Daop 5 Purwokerto Tawarkan Diskon 20% Lewat Promo Silaturahmi

Rabu, 25 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Muncul Klaster Tarawih di Banyumas, 52 Orang Positif Covid-19

Terungkap! Babi Ngepet di Depok Hoaks, Polisi Tetapkan Ustaz Sebagai Tersangka

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com