INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Pria yang Hilang Misterius di Banjarnegara Ditemukan dalam Kondisi Linglung

Jumat, 7 Mei 2021

Banjarnegara – Mahyan (32), pria asal Desa Aribaya, Kecamatan Pagentan, Banjarnegara, Jawa Tengah, yang dinyatakan hilang pada Rabu (5/5/2021) akhirnya ditemukan.

Mahyan ditemukan warga sedang duduk seorang diri di jembatan sekitar 5 kilometer dari lokasi awal hilang.

“Mahyan ditemukan secara tidak sengaja oleh warga waktu sedang melintasi jembatan sekitar pukul 22.00 WIB,” kata Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Pagentan, Wanidi kepada Kompas.com, Kamis (6/5/2021).

Wanidi mengungkapkan, saat ditemukan, Mahyan terlihat linglung. Bahkan dia tidak ingat sama sekali kejadian yang menimpanya saat ditanya oleh warga.

“Mahyan lalu dievakuasi ke pemukiman kemudian kami pulangkan ke rumah keluarga, di tubuhnya tidak ada luka yang berarti,” ujarnya.
Peristiwa yang menimpa Mahyan ini, kata Wanidi, membuat warga semakin berspekulasi.

Pasalnya, peristiwa orang hilang secara misterius ini sudah belasan kali menimpa warga sekitar.

“Selama saya menjadi Ketua FPRB di Kecamatan Pagentan, sudah belasan kali kejadian seperti ini menimpa warga, kalau warga sini bilang ‘digawa lampor’ (dibawa makhluk halus),” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Mahyan dinyatakan hilang, Rabu (5/5/2021).
Peristiwa hilangnya Mahyan penuh kejanggalan dan menjadi misteri oleh tim pencari yang berada di lokasi.

Wanidi mengatakan, sebelum hilang, Mahyan yang berprofesi sebagai tukang bangunan ini tengah menggarap atap lantai dua di rumah milik Budiman di Desa Gumingsir.

Namun peristiwa aneh terjadi, pukul 09.00 WIB, tiba-tiba Mahyan loncat dari lantai dua ke atap tetangganya.

Anehnya, meskipun dia loncat dari ketinggian sekitar 7 meter, namun Mahyan tidak terluka.

Saksi mata melihat Mahyan berlari kesetanan di atas atap tetangganya tersebut, lalu terjun ke kebun salak di belakang pemukiman.

“Atap rumah warga rusak karena diinjak-injak, tapi anehnya kebun salak di sekitar lokasi sama sekali tidak ada bekas, padahal rimbun sekali,” katanya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Larangan Mudik Berlaku, Batas Cilacap Nyaris Nihil Pemudik

Selanjutnya

Balada Sabu dalam Bungkus Permen di Kebumen

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Api Merambat ke Lereng Gunung Putri, 5 Hektare Lahan Jati di Ajibarang Hangus

Api Merambat ke Lereng Gunung Putri, 5 Hektare Lahan Jati di Ajibarang Hangus

Senin, 21 September 2026

Stasiun Kroya, Simpul Strategis Perjalanan KA di Selatan Jawa yang Terus Bertumbuh

Stasiun Kroya, Simpul Strategis Perjalanan KA di Selatan Jawa yang Terus Bertumbuh

Senin, 21 September 2026

KKN Tematik UIN Saizu Ajak Warga Karangnangka Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi

KKN Tematik UIN Saizu Ajak Warga Karangnangka Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi

Senin, 21 September 2026

Selanjutnya

Balada Sabu dalam Bungkus Permen di Kebumen

Puluhan WNA Kru Kapal Asing Yang Berlabuh di Cilacap, Dikabarkan Positif Covid 19

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com