INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Pengelolaan Wisata Ikan Suamiku di Tesda, Formas Pesung: Nyemplung Bersihkan Sampah, Terus Cari Solusi Penanganan Terbaik

Kamis, 25 Maret 2021

PURWOKERTO – Ditaburi dengan ribuan ikan nila merah, saluran Banjaran II Kompleks Taman Edukasi Sumber Daya Air (Tesda) yang disulap menjadi wisata ikan Sungai Elok, Sungai Ekonomi dan Harapanku (Suamiku). Masih terkendala penanganan sampah. 

Selain itu, karena belum beradptasinya ikan dengan arus sungai yang deras, setiap harinya ada 5 ekor ikan yang mati di saluran itu.

“Faktor sampahnya ini luar biasa, jadi kendalanya di sampah, tiap hari itu banyak, belum lagi sampah yang tenggelam, jadi kendalanya kita belum ketemu solusi untuk ngatasi sampahnya,” kata Gito, Warga atau Anggota Forum Masyarakat Peduli Sungai (Formas Pesung) kepada Radarbanyumas.co.id, Kamis (25/3). 

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Dikarenakan belum beradaptasinya ikan dengan arus yang deras, Ia menambahkan, tiap hari terdapat beberapa ekor ikan yang mati.

“Kalau sehari rata-rata 5 ekor ikan mati, itu karena belum bisa menyesuaikan dengan arus, jadi ada yang mati ada yang juga yang lari keatas,” tambahnya

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Ada yang mati adapula ikan yang lari keatas grujugan. 

“Kalau ikannya sih cepat gede, cuma kendalanya itu yang lari keatas sama yang mati. Yang lari keatas karena ketinggian air terjun dan yang dibawah ini itu rata, karena sampah numpuk jadi airnya gak lancar, jadi airnya rata dengan grujugan, akhirnya ikan nyebrang dan lari keatas,” terangnya. 

Tetapi meski adanya kendala tersebut, menurutnya, pihaknya tetap akan berupaya untuk mengatasi hal tersebut. 

“Ini kalau nyemplung untuk bersihin sampah yang tenggelam itu kita dua kali sehari, pagi dan sore. Kalau sampah yang keliatan paling setiap 1 jam kita bersihkan, jadi kita tetap berupaya, dan alhamdulillah kalau sore juga disini sudah mulai ramai,” tutupnya. (win)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

Selanjutnya

Cilacap anggarkan Rp90 juta untuk antisipasi bencana kekeringan

TERBARU

Kita Ramai Bicara, Sedikit Membaca 

Administrasi yang Membunuh Diam-Diam

Senin, 30 Maret 2026

Dari Gank Pegangsaan hingga Guruh Gipsy: Nasution Bersaudara, Pesona yang Tak Lekang dari Sejarah Musik Indonesia

Dari Gank Pegangsaan hingga Guruh Gipsy: Nasution Bersaudara, Pesona yang Tak Lekang dari Sejarah Musik Indonesia

Minggu, 29 Maret 2026

Ombak Besar Seret Tiga Wisatawan di Pantai Watu Bale Kebumen, Satu Masih Dalam Pencarian

Ombak Besar Seret Tiga Wisatawan di Pantai Watu Bale Kebumen, Satu Masih Dalam Pencarian

Minggu, 29 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Cilacap anggarkan Rp90 juta untuk antisipasi bencana kekeringan

Ini Desain BTS yang Diusulkan, Hari Ini Finalisasi Koridor, Setelah Itu Lelang Pemilihan Operator

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com