INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Pedagang Daging Ayam Kian Terbenam, Kembali Mengalami Kenaikan Harga

Jumat, 15 Oktober 2021

PURWOKERTO – Pekan ini, sejumlah harga kebutuhan pokok kembali mengalami kenaikan. Salah satunya komoditas daging ayam.

Hal itu menjadi dilema tersendiri bagi pedagang. Mengingat kenaikan harga akan semakin menurunkan omset, mengingat saat ini masih sepi pembeli.

Salah satu Pedagang Daging Ayam di Pasar Manis Purwokerto, Kusmiyati menyampaikan, harga daging ayam potong saat ini Rp 35 ribu sampai Rp 36 ribu per kilogram (kg). Sedangkan harga normal per kg Rp 34 ribu.

“Selama pandemi pembeli berkurang, ini harga naik ya jadi tambah sepi,” katanya.

Dia pun memanfaatkan teknologi seperti pedagang lainnya. Dengan aplikasi pesan chat, Kusmiyati siap mengantar pesanan ke konsumen.

Sementara itu berbeda dengan harga daging ayam, harga telur ayam justru mengalami penurunan. Sudah beberapa bulan ini, harga telur ayam masih rendah. Bahkan sampai Kamis (14/10) kemarin.

Pedagang Sembako di Pasar Manis Purwokerto, Erfan menuturkan, saat ini harga telur ayam Rp 18.500 per kg. Di mana harga normalnya Rp 20 ribu sampai Rp 22 ribu per kg.

“Tergantung pedagang ambil telur dari peternak atau pihak kedua, karena ada yang jual lebiu dari itu,” tuturnya.

Dia pun mengatakan, untuk penjualan sudah lebih baik dibanding saat ada penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Sekarang bisa laku tiga sampai empat peti per hari. Satu peti berisi 10 kg telur ayam.

“Awal PPKM omset turun sampai 30 persen,” katanya.

Erfan mengaku tidak mengetahui pasti kenapa ada penurunan harga telur ayam. Namun saat ada pembagian bantuan PKH, harga telur sempat naik. Karena stok terpenuhi.

Menurutnya, saat ini penjualan sudah berangsur meningkat perlahan. Sebab sebagian anak sekolah sudah melakukan pembelajaran tatap muka. Dan hajatan sedikit dilonggarkan. (ely)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

16 Napiter Kelas Berat Dipindah ke Nusakambangan dari Rutan Mako Brimob

Selanjutnya

Kekeringan, Ratusan Hektar Sawah Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen, Diterlantarkan

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

PBAK UIN Saizu 2026 Resmi Dibuka, GenZu Diajak Akselerasi Diri di Tengah Bhinneka Nusantara

PBAK UIN Saizu 2026 Resmi Dibuka, GenZu Diajak Akselerasi Diri di Tengah Bhinneka Nusantara

Selasa, 18 Agustus 2026

Mahasiswi UIN Saizu Raih Juara 2 Nasional Lewat Esai soal Etika AI untuk Calon Guru

Mahasiswi UIN Saizu Raih Juara 2 Nasional Lewat Esai soal Etika AI untuk Calon Guru

Selasa, 18 Agustus 2026

Adisatrya Berkomitmen Mengawal Pemenuhan Hak-Hak Korban

Komisi VI DPR RI Dukung Streamlining BUMN untuk Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing

Selasa, 18 Agustus 2026

Selanjutnya

Kekeringan, Ratusan Hektar Sawah Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen, Diterlantarkan

Pekan Depan, Pemindahan Pedagang Ke Pasar Baru Banyumas

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com