INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Musim Hujan di Cilacap Diperkirakan Berlangsung 8 Bulan

Kamis, 18 Maret 2021

Musim hujan di Kabupaten Cilacap saat ini diperkirakan akan berlangsung selama 8 bulan, mengacu prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Tunggul Cilacap, Teguh Wardoyo mengatakan, musim hujan di Kabupaten Cilacap secara umum sudah berlangsung sejak bulan Oktober 2020 lalu.

Kemudian, musim hujan itu diperkirakan akan berakhir dalam bulan Mei 2021 mendatang. “Jadi musim hujan kali ini, yakni yang berlangsung sejak tahun 2020-2021 ini kami perkirakan berlangsung sekitar delapan bulan,” kata Teguh Wardoyo, Rabu (17/3).

Selanjutnya, dalam bulan Juni mendatang diperkirakan musim di Cilacap akan beranjak ke kemarau. Dia memperkirakan, musim kemarau di Cilacap itu nantinya akan berlangsung sekitar empat bulan. “Kemudian bulan Juni, Juli, Agustus, September, diperkirakan masuk musim kemarau. Kemudian nanti puncaknya musim kemarau di Cilacap, kita perkirakan di bulan Agustus,” urainya.

Dia menambahkan, sebelum masuk bulan Juni nanti, akan berlangsung masa peralihan atau transisi. Dia memperkirakan, masa transisi di Cilacap, nantinya diperkirakan berlangsung dalam bulan April sampai dengan bulan Mei.

Sementara itu, mengenai akumulasi curah hujan di wilayah Kabupaten Cilacap saat ini, menurutnya ada kecenderungan mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. “Di wilayah Cilacap secara umum akumulasi curah hujannya antara ringan hingga sedang, sehingga potensi dampak yang ditimbulkan bisa dikatakan lebih berkurang, ketika dibanding saat hujan lebat hingga ekstrem,” ujarnya.

Namun demikian, bisa saja dalam sekali waktu terjadi hujan lebat. Dia menyontohkan jumlah akumulasi curah hujan dalam satu bulan tertentu 300 milimeter/bulan. “Bisa saja total akumulasinya dalam bulan ini 300 milimeter/bulan. Tapi bisa saja, yang 100 milimeter terjadi dalam satu hari. Itu yang perlu diantisipasi,” katanya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Satu Gereja dan 3 Situs Megalitikum akan Masuk Cagar Budaya, Total 13 Tempat Sejarah di Banyumas, Mana Saja?

Selanjutnya

Hafiz Difabel dari Banjarnegara Siap Berlaga di Ajang Nasional

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kapolresta Banyumas: Kriminalitas Meningkat, Patroli Malam dan Satkamling Diperkuat

Polresta Banyumas Ungkap Kasus Sultan Nusantara, Korban Rugi Rp50,8 Juta, Kuasa Hukum Apresiasi Penyidik

Selasa, 26 Mei 2026

Tolak Pembangunan Koperasi Merah Putih, Seniman Banyumas Ancam Ambil Langkah Taktis

Tolak Pembangunan Koperasi Merah Putih, Seniman Banyumas Ancam Ambil Langkah Taktis

Selasa, 26 Mei 2026

Optimalkan Pembinaan, Rutan Banyumas Pindahkan Napi Perempuan ke LPP Semarang

Optimalkan Pembinaan, Rutan Banyumas Pindahkan Napi Perempuan ke LPP Semarang

Selasa, 26 Mei 2026

Selanjutnya

Hafiz Difabel dari Banjarnegara Siap Berlaga di Ajang Nasional

Polisi gelapkan mobil sewaan ditangkap

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com