INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Miris! 20 Bulan Kerja di Kapal Berbendera Tiongkok, ABK asal Cilacap Tak Digaji

Sabtu, 16 Maret 2024

Nestapa menimpa pekerja migran Indonesia (PMI) anak buah kapal (ABK) asal Cilacap, Sukis Biantoro, yang tidak digaji selama 20 bulan saat bekerja di kapal FV Lurong Yuan Yu berbendera Tiongkok. Ia pun mengadukan nasibnya itu kepada Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kamis (14/3/2024).

Kuasa hukum Sukis, Sujarwo, mengatakan Sukis awalnya diberangkatkan PT Rafa Samudera Bahari pada November 2019 ke Singapura untuk bekerja di kapal Tiongkok selama 20 bulan. Ironisnya, selama 20 bulan bekerja di kapal, ABK asal Cilacap itu tak menerima gaji sepeser pun.

Sujarwo mengatakan kliennya sebenarnya sudah mengadukan kasus yang menimpanya itu ke BP2MI sejak Agustus 2021 lalu. Meski demikian, BP2MI gagal memanggil pihak perusahaan.

“Saya sudah melaporkan kasus tersebut ke BP2MI pada 2021 lalu, akan tetapi pihak BP2MI gagal memanggil Dirut PT Rafa,” ujar Sujarwo melalui keterangan tertulisnya, Jumat (15/3/2024).

Meski demikian, kuasa hukum ABK asal Cilacap itu tak tinggal diam. Ia bahkan sudah melayangkan surat ke Kepala BP2MI per tanggal 14 Maret 2024. Dalam surat itu disampaikan permohonan bantuan untuk pekerja migran Indonesia yang bermasalah.

Menurut Sujarwo, BP2MI wajib memberikan bantuan kepada calon PMI maupun PMI sesua dengan ketentuan Pasal 2 Peraturan Kepala BP2MI No. 7/2021 tentang Pemberian Bantuan Bagi Calon pekerja Migran Indonesia dan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah.

Ia berharap dengan surat permohonan tersebut Kepala BP2MI dapat memberikan bantuan kepada kliennya. “Ya dengan diberikannya bantuan, entah itu berupa uang tunai atau yang lainnya, setidaknya bisa meringankan beban PMI tersebut,” jelasnya. (/Solopos)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Fokus Kendalikan Inflasi, Pemkab Cilacap Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah

Selanjutnya

Viral Sosok Kiai Topik, Kakek 78 Tahun yang Nikahi Gadis Beda Usia 46 Tahun

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Lapor Balik Andika ke Polres Banjarnegara, Advokat: “Klien Saya yang Jadi Korban Penganiayaan”

Lapor Balik Andika ke Polres Banjarnegara, Advokat: “Klien Saya yang Jadi Korban Penganiayaan”

Sabtu, 16 Mei 2026

Purwokerto Half Marathon Digelar Besok, KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

Purwokerto Half Marathon Digelar Besok, KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

Sabtu, 16 Mei 2026

Charity For Humanity Jadi Panggung Kebersamaan Musisi dan Komunitas Banyumas

Charity For Humanity Jadi Panggung Kebersamaan Musisi dan Komunitas Banyumas

Sabtu, 16 Mei 2026

Selanjutnya

Viral Sosok Kiai Topik, Kakek 78 Tahun yang Nikahi Gadis Beda Usia 46 Tahun

5 Wanita Diduga PSK Diciduk Polresta Cilacap Saat Razia Panti Pijat

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com