INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Mau Beli Aphresis, Cilacap Siapkan Anggaran Rp1,3 M

Sabtu, 13 Maret 2021
Gatra.com | 10 Mar 2021 16:33

Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menyiapkan anggaran untuk pengadaan apheresis, yakni alat untuk proses donor plasma konvalesen (PK) melalui alokasi pendapatan dan belanja daerah (APBD). Lantaran masih kurang, rencananya anggaran tersebut bakal ditambah.

“Telah disiapkan dana kurang lebih Rp750 juta dari APBD dan nantinya akan ditambah karena harga alat berkisar Rp1,3 miliar,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap sekaligus Ketua PMI Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf, dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (10/3).

Namun, begitu berdasar informasi yang diterima Pemkab, saat ini ada alat apheresis di pusat yang sedang menganggur atau tak terpakai. Karenanya, dia berharap alat tersebut bisa diberikan ke Pemkab Cilacap untuk digunakan di PMI.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Farid juga mengaku sudah meminta kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk memohonkan agar alat tersebut bisa digunakan di Cilacap. Tetapi, kata dia, Pemkab pun sudah siap membeli karena anggarannya pun sudah disiapkan.

“Kemarin ada informasi dari pusat bahwa ada alat yang nganggur jadi saya mintakan ke Pak Gubernur siapa tahu bisa untuk dipakai karena kan nantinya gratis, sehingga (PMI Cilacap) belum beli tetapi kita siap jika nantinya harus membeli karena memang sudah dianggarkan dan juga sudah diperintahkan,” ujarnya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Farid memastikan PMI Cilacap akan terus berkomitmen dan bersinergi membantu Pemkab Cilacap melawan Covid-19 termasuk dalam persediaan Plasma Konvalesen karena terbukti akurat mempercepat proses pemulihan pasien Covid-19.

“Hingga saat ini PMI Cilacap sudah menerima 106 pendonor Plasma Konvalesen dari mantan (penderita) Covid-19. Walaupun dengan alat yang masih sederhana,” ucapnya.

Dia juga menjelaskan, terkini PMI Cilacap memiliki 14 stok plasma konvalesen. Dia berharap, dengan keberadaan alat tersebut, donor plasma akan lancar dan stok plasma konvalesen semakin banyak sehingga mencukupi kebutuhan pasien Covid-19 yang membutuhkan donor.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tim Satgas Bubarkan Pesta Hajatan di Cilacap? Ini Penjelasannya

Selanjutnya

Vaksinasi Lansia di Banyumas Penuh Kehati-hatian, Sebagian Ada Komorbid

TERBARU

Presiden dan Wapres Akan Salat Id Berjamaah di Istiqlal

Presiden dan Wapres Akan Salat Id Berjamaah di Istiqlal

Jumat, 20 Maret 2026

Rektor UMP Ajak Jemaah Istiqamah Pasca-Ramadan, Manusia Jangan Merasa Paling Saleh

Rektor UMP Ajak Jemaah Istiqamah Pasca-Ramadan, Manusia Jangan Merasa Paling Saleh

Jumat, 20 Maret 2026

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Perkuat Empati Sosial

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Perkuat Empati Sosial

Jumat, 20 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Vaksinasi Lansia di Banyumas Penuh Kehati-hatian, Sebagian Ada Komorbid

Dua Mahasiswa Farmasi UMP Purwokerto Lolos Ikuti Student Exchange Program di Mesir

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com