INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Masih PPKM Level 4, Pemkab Banyumas Cek Silang Data

Selasa, 24 Agustus 2021

PURWOKERTO – Pemerintah pusat telah memutuskan untuk memperpanjang status PPKM di Jawa-Bali. Dalam perpanjangan PPKM ini, beberapa kabupaten/kota mengalami penurunan status, dan ada yang tetap berada di level 4. Termasuk Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih menjadi kabupaten yang tetap harus menerapkan PPKM level 4.

Bupati Banyumas Achmad Husein yang dikonfirmasi masalah status PPKM ini, membenarkan Kabupaten Banyumas masih harus menerapkan status PPKM level 4. ”Saya tidak tahu kenapa masih level 4. Yang menilai dari pusat,” jelasnya, Selasa (24/8).

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang tercatat di Dinas Kesehatan setempat, seluruh indikator keparahan pandemi Covid-19 di Banyumas sebenarnya sudah mengalami penurunan. Bahkan dibandung Juli 2021, penurunannya sudah cukup signifikan.

Seperti jumlah kasus aktif, selama Agustus 2021 ini hanya tercatat sebanyak 3.046 kasus. Angka tersebut turun sangat banyak dibanding Juli 2021, yang mencapai 13.720 kasus.

Demikian juga dengan angka kematian akibat covid, jumlah kasusnya sudah menurun signifikan. Pada Juli 2021, angka kematian mencapai 777 kasus. Sedangkan pada Agustus hingga tanggal 23 lalu, jumlah kematian tercatat 327 kasus.

Terkait kondisi ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Banyumas, Didi Rudwianto, menyatakan tim dari BPBD akan melakukan cek silang dengan data yang dimiliki pemerintah pusat.

”BPBD akan kirim data sebagai bahan kroscek. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kenapa Banyumas masih masuk level 4,” katanya.

Disebutkan, dari berbagai parameter yang digunakan dalam mengukur tingkat keparahan pandemi Covid-19, kondisi di Banyumas sudah menurun cukup signifikan. ”Seperti indikator jumlah kasus aktif, tingkat kesembuhan, jumlah pasien meninggal dan juga tingkat bed occupancy rate (BOR) rumah sakit, semuanya sudah menunjukkan perbaikan,” ujar dia.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Harga Cabai Rawit di Cilacap Anjlok Hingga Rp 11.000, Ini Penyebabnya

Selanjutnya

KPK Panggil Kadin PUPR Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pemkab Banjarnegara

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Akhiri Rebutan Air Saat Kemarau, Petani Banjarsari Kidul Dapat Pompa Air dari Adysatria

Akhiri Rebutan Air Saat Kemarau, Petani Banjarsari Kidul Dapat Pompa Air dari Adysatria

Kamis, 5 Maret 2026

Adisatrya Suryo Sulisto Salurkan Bantuan Alsintan untuk 15 Gapoktan di Banyumas

Adisatrya Suryo Sulisto Salurkan Bantuan Alsintan untuk 15 Gapoktan di Banyumas

Kamis, 5 Maret 2026

Keluhan Muncul Saat Ramadan, FMP2M Banyumas Minta Evaluasi Menu MBG

Keluhan Muncul Saat Ramadan, FMP2M Banyumas Minta Evaluasi Menu MBG

Kamis, 5 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

KPK Panggil Kadin PUPR Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pemkab Banjarnegara

PAD Sudah Lebih dari 50 Persen, Parkir Tepi Jalan Umum

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com