PURWOKERTO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Tim yang terdiri atas Asika Maulida Pasha, Sri Nastiti, dan Nisya Nur Afifah berhasil meraih Silver Medal pada ajang Lomba Essay Tingkat Nasional (LETIN) 7 di Universitas Janabadra, Yogyakarta.
Kompetisi yang berlangsung 14–15 Februari 2026 ini diikuti 30 peserta dari berbagai perguruan tinggi. Tim Unsoed tampil di subtema kesehatan dengan esai berjudul “Flourish: Suplemen Herbal Berbasis Ekstrak Nigella sativa dan Moringa oleifera sebagai Imunomodulator dalam Terapi Adjuvan Penderita Lupus Arthritis”.
Inovasi Herbal untuk Terapi Lupus
Dibimbing oleh Prof. Dr. Hernayanti, S.Si., M.Si., tim mengusung konsep food as medicine melalui kombinasi ekstrak Nigella sativa (jinten hitam) dan Moringa oleifera (daun kelor).
– Nigella sativa: dikenal memiliki efek imunomodulator.
– Moringa oleifera: berpotensi menurunkan penanda inflamasi seperti CRP dan MDA.
Menurut Sri Nastiti, terapi konvensional seperti kortikosteroid dan imunosupresan memang efektif, namun penggunaan jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping serius, mulai dari osteoporosis hingga peningkatan risiko infeksi.
“Inovasi Flourish menawarkan alternatif yang lebih aman, efektif, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan Unsoed, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa dalam pengembangan solusi kesehatan berbasis riset.
Capaian tersebut selaras dengan komitmen Unsoed mendukung SDG 3 (Good Health and Well-Being) dan SDG 4 (Quality Education) melalui inovasi kesehatan berkelanjutan dan pendidikan tinggi berbasis kompetisi ilmiah. (Angga Saputra)









