INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Lima Besar Tercapai, Target Emas Banyumas Meleset di Porprov Jateng 2026

Lima Besar Tercapai, Target Emas Banyumas Meleset di Porprov Jateng 2026

sumber : KONI Jateng

Sabtu, 31 Oktober 2026

BANYUMAS — Kontingen Kabupaten Banyumas mengakhiri persaingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 Semarang Raya dengan menempati peringkat kelima klasemen perolehan medali. Hingga pembaruan data Jumat (30/10/2026) pukul 18.42 WIB, Banyumas mengoleksi 156 medali: 35 emas, 56 perak, dan 65 perunggu.

Raihan itu masih jauh dari target yang dicanangkan KONI Kabupaten Banyumas sebelum keberangkatan kontingen, yakni 56 emas, 77 perak, dan 101 perunggu. Target tersebut disusun berdasarkan evaluasi performa cabang olahraga, hasil pra-Porprov, serta rekam jejak atlet di sejumlah kejuaraan.

Berdasarkan data resmi KONI Jawa Tengah, posisi Banyumas berada di bawah Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Salatiga, dan Kabupaten Grobogan. Jumlah emas Banyumas sejajar dengan Kabupaten Pati, tetapi unggul dalam perolehan perak dan perunggu.

Janji pelepasan kontingen

Ketua Umum KONI Banyumas, Ari Suprapto, saat pelepasan kontingen menyebut posisi lima besar sebagai sasaran realistis. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bahkan menyampaikan optimisme bahwa kontingen Banyumas berpeluang mencapai atau melampaui target.

Kenyataannya, hingga pertandingan berakhir, Banyumas belum mampu mewujudkan prestasi terbaik yang pernah diukir pada ajang Porprov Jawa Tengah. Posisi lima besar tercapai, tetapi target medali emas tidak.

Rekam jejak Banyumas di Porprov/Porda Jateng

· 2009: Peringkat ke-3
· 2013: Peringkat ke-3 (Banyumas)
· 2018: Peringkat ke-5 (Surakarta)
· 2023: Peringkat ke-8 (Pati Raya)
· 2026: Peringkat ke-5 (Semarang Raya)

Perolehan terbaik Banyumas dalam jajaran tiga besar tercatat pada 2009 dan 2013, keduanya di peringkat ketiga. Setelah itu, prestasi daerah cenderung menurun, dengan posisi terendah pada 2023 di peringkat kedelapan.

35 emas dari berbagai cabor

Sebanyak 35 medali emas Banyumas lahir dari kontribusi atlet berbagai cabang olahraga. Sejumlah atlet tampil menonjol dengan menyumbangkan lebih dari satu medali emas.

Di cabang selam, Dhea Besty Santoso meraih emas nomor 400 meter Surface putri, Coyo Bagaskara Slasa Putra menyumbangkan emas 400 meter Surface putra, dan Dharma Panghestu merebut emas 50 meter Apnea putra.

Kontribusi emas juga datang dari Nur Indah Puspita Sari melalui Muaythai kelas 54 kilogram putri. Dari angkat besi, Henokh Aldi Saputra menjadi peraih emas kelas 110 kilogram putra. Sementara atletik menyumbangkan emas melalui Atinna Nurkamila Intan Bahtiar pada lempar lembing putri dan Fani Setiawan di nomor 400 meter gawang putra.

Pada cabang taekwondo, Banyumas meraih emas melalui Ibnu Nabil Ar Rasyid Azizi di kelas Welter putra, Yazid Bastomi pada poomsae individual putra, Malika Afifah Sahwahita di kelas Fly putri, serta Egidia Putri Lihlia di kelas Light putri. Emas lainnya diraih tim poomsae beregu putri yang diperkuat Besta Noviana Kushof, Beste Noviane Kushof, dan Roro Estu Gustaparatu.

Panjat tebing turut memberikan kontribusi penting. Tim boulder putra yang diperkuat Adam Reyes Calderon, Arfa Qalyubi Putra Nurdin, Icuk Wibianto, dan Muhammad Raihan Pramudya Ukail meraih emas. Emas lainnya diperoleh tim lead putri melalui Chelsi Putri Ramadani, Faizah Nabiilah Minnati Maula, dan Khanza Nurrafania Mutia.

Dari cabang olahraga lain, emas diraih Syahrul Kharis Setiadi (angkat berat), Sindi Alfianita (gateball), Fredella Metika Berliana Putri (gimnastik), Zidandio Budiansyah (akuatik), serta Syafril Wahyu Purwoko Adi (pencak silat).

Atletik kembali menyumbangkan emas melalui tim estafet 4 x 400 meter putra yang diperkuat Fani Setiawan, Farel Hafiz Zachary, Raka Adi Prayoga, Riko Adi Prayogi, dan Yofi Safarrudin Alfajr.

Cabang menembak menyumbangkan emas melalui Al Athur Zulfikar dan Athary Zahraa pada nomor 10 meter Air Rifle Mixed Team. Athary juga meraih emas nomor beregu putri dan individual putri.

Dua emas tambahan datang dari sepatu roda melalui Gemilang Kharisma Sukma dan Rafa Rhaditya Ghaisan, serta panahan melalui Aqila Yumna Bernishea Danastri dan Gading Arshad Pradita pada nomor Nasional Aduan Mix Team.

Cabang xiangqi menyumbangkan emas melalui tim klasik beregu putri yang diperkuat Danastri Cantya Nirmala, Dwi Kurnia Pravitasari, dan Paramastri Cintya Windriya. Triani Budi Lestari menambah emas dari nomor cepat perorangan putri.

Sumbangan emas lainnya datang dari paralayang. Eka Nesti Wulansari meraih dua emas nomor lintas alam jarak terbatas dan terbuka putri. Damar Aziz Prasidya, Muhibin, dan Qisthon Bima Qodarullah merebut emas beregu jarak terbatas, sedangkan Muhibin meraih emas perorangan putra.

Pada cabang akuatik, tim estafet 4 x 100 meter gaya ganti putri yang diperkuat Az-Zahra Berlian Amerta, Callysta Anwar Rahayu, Maria Cathleen Liem, dan Maria Yonara Theresia Patriot turut mempersembahkan emas.

Perak dan perunggu

Perolehan 56 medali perak juga memperlihatkan kontribusi merata atlet Banyumas. Sejumlah nama yang berhasil naik podium kedua antara lain Ida Apri Astuti (angkat besi), Tourista Rizky Akadia Ramadhani (panjat tebing), Kharisma Febry Andika (gantole), serta Maria Yonara Theresia Patriot (akuatik).

Atlet selam Luvitasari Citra Priyanka dan Maharani Astutiningtyas juga menyumbangkan perak. Dari taekwondo, Besta Noviana Kushof dan Yazid Bastomi kembali menambah koleksi medali melalui nomor berbeda.

Adapun 65 medali perunggu diraih atlet dari berbagai cabang olahraga. Di antaranya tim hockey indoor putra, atlet selam Dharma Panghestu dan Luvitasari Citra Priyanka, serta tim sepak takraw putri yang diperkuat Nur Asih Mulyani, Rahma Tria Shabrina, Ummu Amalia Ulfa, dan Zulfah Eka Nur Charisma.

Medali perunggu lainnya disumbangkan Charlie Caesar Candrakusuma dari panjat tebing nomor Speed Asia K putra, Arga Rabbani Abyasa dari bulutangkis tunggal putra, serta Emanuel Sanggra dari Muaythai kelas 63,5 kilogram putra.

Bahan evaluasi pembinaan

Banyumas mengirimkan 404 atlet dan 105 pelatih untuk mengikuti Porprov Jateng 2026. Sebanyak 33 cabang olahraga menjalani pemusatan latihan terpusat, sedangkan delapan cabang olahraga lainnya berlatih secara desentralisasi menyesuaikan kebutuhan dan lokasi pertandingan.

Dengan jumlah kontingen yang besar serta target peningkatan prestasi, hasil Porprov 2026 menjadi bahan evaluasi bagi pembinaan olahraga di Banyumas. Evaluasi diperlukan untuk melihat sejauh mana program latihan, pemetaan potensi atlet, kesiapan pelatih, dukungan sarana prasarana, dan penetapan target medali telah berjalan sesuai rencana.

Hasil tersebut juga menjadi dasar untuk mengidentifikasi cabang olahraga yang mampu memenuhi target, cabang yang belum mencapai sasaran, serta kebutuhan pembinaan atlet untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Porprov Jateng 2026 resmi ditutup pada 30 Oktober 2026. Posisi kelima menjadi capaian kolektif kontingen Banyumas, sekaligus cermin pekerjaan rumah yang masih menunggu: mengembalikan Banyumas ke jajaran tiga besar seperti pada 2009 dan 2013. (red)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kapolda Jateng Sebut Penggeledahan di Sukoharjo Bagian dari Buru DPO Eks Napiter, Tegaskan Hak Perempuan dan Anak Terjaga

Selanjutnya

Sungai Gandu dan Berem Meluap, 12 Rumah di Wangon Banyumas Terendam Banjir, Dinding Rumah Warga Ambrol

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Sungai Gandu dan Berem Meluap, 12 Rumah di Wangon Banyumas Terendam Banjir, Dinding Rumah Warga Ambrol

Sungai Gandu dan Berem Meluap, 12 Rumah di Wangon Banyumas Terendam Banjir, Dinding Rumah Warga Ambrol

Sabtu, 31 Oktober 2026

Lima Besar Tercapai, Target Emas Banyumas Meleset di Porprov Jateng 2026

Lima Besar Tercapai, Target Emas Banyumas Meleset di Porprov Jateng 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026

Kapolda Jateng Sebut Penggeledahan di Sukoharjo Bagian dari Buru DPO Eks Napiter, Tegaskan Hak Perempuan dan Anak Terjaga

Kapolda Jateng Sebut Penggeledahan di Sukoharjo Bagian dari Buru DPO Eks Napiter, Tegaskan Hak Perempuan dan Anak Terjaga

Jumat, 30 Oktober 2026

Selanjutnya
Sungai Gandu dan Berem Meluap, 12 Rumah di Wangon Banyumas Terendam Banjir, Dinding Rumah Warga Ambrol

Sungai Gandu dan Berem Meluap, 12 Rumah di Wangon Banyumas Terendam Banjir, Dinding Rumah Warga Ambrol

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com