BANYUMAS – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Abdul Mu’ti meluncurkan peringatan keras kepada para kepala sekolah. Ia meminta agar fasilitas papan interaktif digital (interactive flat panel/IFP) yang merupakan bantuan prioritas Presiden digunakan semestinya, bukan untuk kegiatan di luar pembelajaran.
Peringatan itu disampaikan Mu’ti saat meresmikan sekolah-sekolah penerima bantuan revitalisasi tahun 2025 di Pendopo si Panji Purwokerto, Sabtu (25/4/2026)
“Saya titip pesan, semua sarana dan prasarana yang sudah diterima Bapak-Ibu sekalian dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Mu’ti di hadapan Bupati Banyumas Satewo Triplastiono, jajaran Forkopimda, serta para kepala sekolah.
Menteri Mu’ti mengungkapkan bahwa ia sempat menerima video viral dari seorang bupati. Video itu memperlihatkan layar IFP di sebuah sekolah digunakan untuk karaoke.
“Karaokenya di sekolah pakai peluk-pelukan begitu, viral itu,” ungkapnya diselingi gelak tawa para hadirin.
Meskipun kemudian diketahui bahwa pasangan guru yang berpelukan tersebut adalah suami-istri yang bertugas di sekolah yang sama, Mufti tetap menegaskan bahwa kejadian itu menjadi pelajaran berharga.
“Tolong dimanfaatkan semua sarana-prasarana sebagaimana maksud dan tujuan Bapak Presiden, yaitu untuk meningkatkan mutu pembelajaran, meningkatkan mutu pendidikan,” tegasnya.
Program Revitalisasi dan Digitalisasi Berlanjut di 2026
Selain memberikan peringatan, Menteri Mu’ti juga membawa kabar gembira. Ia memastikan bahwa program revitalisasi dan digitalisasi sekolah akan kembali dilanjutkan pada tahun 2026, dengan jumlah sekolah penerima yang ditargetkan bertambah.
“Yang sudah aman, sudah ada dalam APBN 2026, untuk revitalisasi dengan anggaran Rp14 triliun. Kami sudah verifikasi untuk 11.744 satuan pendidikan,” paparnya.
Mu’ti berharap sekolah-sekolah di Banyumas dan Cilacap masuk dalam daftar penerima tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa telah mendapat persetujuan dari Menteri Sekretaris Negara untuk mengusulkan anggaran belanja tambahan guna menjangkau lebih banyak sekolah.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Kepala BPGTK Darmadi, Kepala BPPMP Nukrani Turasuti, serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, dan jajaran pejabat Pemkab Banyumas. (Angga Saputra)






