INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Klinik Hukum BMS TV Perluas Layanan, Libatkan Mahasiswa dan Sapa Masyarakat Lebih Santai

Klinik Hukum BMS TV Perluas Layanan, Libatkan Mahasiswa dan Sapa Masyarakat Lebih Santai

Ketua DPC Peradi SAI Purwokerto, H. Djoko Susanto, SH, saat membawakan program Klinik Hukum di BMS TV. Ia mendorong agar program ini lebih interaktif dan melibatkan mahasiswa hukum sebagai bagian dari edukasi publik. (Foto: Dok. BMS TV)

Minggu, 19 April 2026

PURWOKERTO – Program Klinik Hukum di Banyumas TV (BMS TV) kini tidak hanya menjadi ruang konsultasi formal. Ke depan, program yang telah mengudara sejak 2019 ini akan melibatkan mahasiswa hukum serta mengemas diskusi yang lebih santai dan interaktif agar edukasi hukum semakin membumi.

Ketua DPC Peradi SAI Purwokerto, H. Djoko Susanto, SH, yang juga bertindak sebagai host program tersebut, menilai bahwa Banyumas memiliki potensi besar dalam penguatan edukasi hukum publik. Salah satunya berkat keberadaan sejumlah perguruan tinggi dengan fakultas hukum.

Menurut Djoko, mahasiswa hukum tidak seharusnya hanya belajar teori di dalam kelas. Mereka bisa dilibatkan langsung dalam program edukasi masyarakat melalui konsep klinik hukum.

“Mahasiswa hukum bisa dilibatkan sebagai bagian dari edukasi publik, bukan sekadar belajar teori,” ujarnya.

Djoko juga mendorong agar Klinik Hukum tampil lebih komunikatif dan mudah dipahami. Ia menilai diskusi santai atau dialog publik dalam suasana nonformal justru lebih efektif untuk membangun keterlibatan warga.

“Kalau dibuat lebih interaktif, masyarakat bisa ikut bertanya dan berdiskusi. Itu nilai tambahnya,” katanya.

Selain itu, program ini dinilai perlu memanfaatkan media interaktif seperti siaran langsung atau forum tanya jawab terbuka. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi bisa menyampaikan langsung persoalan hukum yang dihadapi.

Djoko menambahkan, keterlibatan mahasiswa hukum tidak hanya penting sebagai sarana praktik lapangan, tetapi juga sebagai jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat.

Ke depan, Klinik Hukum di BMS TV diharapkan terus berkembang dengan konsep yang lebih inovatif, inklusif, dan mudah diakses. Program ini dinilai memiliki peluang besar menjadi ruang edukasi hukum yang benar-benar membumi bagi masyarakat Banyumas. (Widhiantoro)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Peringati Hari Kartini, Karang Taruna Cilongok Gelar Baksos dan Pentas Seni Ebeg

Selanjutnya

Jejak Legenda: Perjalanan Karier Fariz RM, Musisi Multi-Genre yang Karyanya Abadi

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Satlantas Banyumas “Menyapa” Komunitas Ojol, Tekankan Keselamatan Bersama di Jalan

Satlantas Banyumas “Menyapa” Komunitas Ojol, Tekankan Keselamatan Bersama di Jalan

Jumat, 8 Mei 2026

Tegas! Lapas Purwokerto Ikrar Bersih Narkoba, HP Ilegal, dan Penipuan, 2 Pegawai Nakal Sudah Dibuang ke Nusakambangan

Tegas! Lapas Purwokerto Ikrar Bersih Narkoba, HP Ilegal, dan Penipuan, 2 Pegawai Nakal Sudah Dibuang ke Nusakambangan

Jumat, 8 Mei 2026

Realisasi Program Trilasan, Pemkab Banyumas Salurkan Bantuan Operasional untuk Ponpes

Realisasi Program Trilasan, Pemkab Banyumas Salurkan Bantuan Operasional untuk Ponpes

Jumat, 8 Mei 2026

Selanjutnya
Jejak Legenda: Perjalanan Karier Fariz RM, Musisi Multi-Genre yang Karyanya Abadi

Jejak Legenda: Perjalanan Karier Fariz RM, Musisi Multi-Genre yang Karyanya Abadi

10 Buku Best Seller di Gramedia Purwokerto: Novel Masih Primadona, dari “Seporsi Mi Ayam Sebelum Mati” hingga “Sang Alkemis”

10 Buku Best Seller di Gramedia Purwokerto: Novel Masih Primadona, dari "Seporsi Mi Ayam Sebelum Mati" hingga "Sang Alkemis"

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com