BANYUMAS– Ketua GP Ansor Kabupaten Banyumas Mohammad Luqman dipastikan ikut maju dalam kontestasi Pilkada Banyumas 2024. Hal itu ditunjukkan dengan keseriusan dirinya yang sudah mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon bupati Banyumas melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB ) dan Partai Gerindra Banyumas.
“Hari ini Ketua GP Ansor Banyumas Mohammad Luqman atau Gus Luqman sudah mengembalikan formulir pendaftaran untuk posisi bakal calon bupati Banyumas melalui partai kami, ” kata Wakil Ketua DPC PKB Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu), Agus Waluyo SSos kepada indiebanyumas, Jum’at (31/5/2024).
Aun, sapaan Agus Waluyo, mengatakan, saat ini sudah ada 7 balon bupati dan wakil bupati yang sudah mengambil formulir pendaftaran melalui DPC PKB Banyumas. Mereka yaitu Maulana Ahmad Hasan alias Gus Hasan dan Ma’ruf Cahyono untuk posisi bakal calon bupati.
Kemudian Purwadi Santoso, Saefudin, Taefur Arofat, Dodit Arif Wibowo dan Gus Luqman.
Dikatakan Aun, pendaftaran balon bupati dan wakil bupati di DPC PKB Banyumas masih berlangsung dengan tahapan pengambilan dan pengembalian formulir.
“Sebelumnya kami memang hanya membuka pendaftaran untuk bakal calon bupati saja, tetapi seiring dengan dinamika yang ada, maka kami juga membuka penjaringan untuk bakal calon wakil bupati, ” kata Aun yang juga Wakil Ketua Desk Pilkada 2024 DPC PKB Banyumas.
Selain mengambil formulir pendaftaran untuk posisi Balon Wakil Bupati Banyumas via PKB, Gus Luqman juga telah mengambil formulir pendaftaran untuk posisi yang sama di DPC Partai Gerindra Banyumas. Kepastian tersebut disampaikan Ketua Desk Pilkada Banyumas, Bobby Listyo Widyatmoko SH.
“Gus Luqman sudah mengambil formulir pendaftaran Bacawabup lewat Partai Gerindra. Sampai hari ini, sudah ada 5 orang yang sudah mengambil formulir pendaftaran baik Bacabup maupun Bacawabup, “Kata Bobby.
Bobby mengatakan, kelima orang yang sudah mengambil formulir pendaftaran antara lain Rachmat Imanda SE Ak (Cabup), Ma’ruf Cahyono (Cabup), Dodit Ari Wibowo (Bacawabup), Mohammad Luqman (Bacawabup) dan Imam Durori (Bacawabup)
“Untuk pak Imam Durori kita belum memastikan karena yang mengambil bukan beliau dan juga belum mengembalikan formulir,” katanya.
Angga Saputra






