BANYUMAS — KONI Kabupaten Banyumas menyerahkan santunan sebesar Rp70 juta kepada ahli waris Meika Gayuh Radhitya, atlet cabang olahraga atletik yang meninggal dunia akibat kecelakaan. Santunan diserahkan secara simbolis kepada keluarga almarhum melalui kerja sama KONI Banyumas dengan BPJS Ketenagakerjaan di kediaman ahli waris, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Jumat (6/11/2026).
Hadir dalam penyerahan tersebut Wakil Ketua Umum II KONI Banyumas Bidang Binpres, Sport Science dan Pengelolaan Data, Wijayanto S., S.Pd.; Wakil Ketua Bidang IV Prima Ghozali, M.Pd., AIFO-Fit; serta Bendahara Umum Fajar Adi Nugroho, M.Pd., AIFO-P.
Fajar mengatakan santunan tersebut merupakan bagian dari perlindungan atlet melalui kerja sama KONI Banyumas dengan BPJS Ketenagakerjaan.
“Karena ada atlet yang mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia, KONI memberikan santunan kepada penerima manfaat, yakni ahli waris almarhum. Ini merupakan bentuk perlindungan yang telah dikerjasamakan dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Perjalanan Prestasi Meika
Di balik santunan tersebut, tersimpan perjalanan pembinaan dan prestasi seorang atlet muda yang mulai menapaki dunia atletik sejak bangku sekolah.
Asisten Pelatih PASI Banyumas, Kristianingrum, S.Pd., menuturkan Meika mulai dikenalnya pada tahun ajaran 2023/2024 setelah mendapat rekomendasi guru PJOK dari MTs Ma’arif II Cilongok untuk melanjutkan pendidikan di SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang.
Saat itu, Meika telah memiliki modal prestasi dengan meraih juara kedua lari 100 meter tingkat kabupaten dalam ajang Porsema. Setelah bergabung dengan ekstrakurikuler atletik sekitar Agustus 2023, ia menjalani latihan rutin setiap Senin hingga Jumat sepulang sekolah.
Perkembangannya terlihat melalui sejumlah kompetisi. Meika meraih juara POPDA tingkat Kabupaten Banyumas nomor 100 meter pada 2024, juara pertama O2SN tingkat kabupaten, serta juara kedua tingkat Cabang Dinas Wilayah X.
Pencapaian penting berikutnya datang melalui Student Athletics Championship (SAC). Pada 2024, ia bersama tim estafet SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang meraih juara pertama tingkat Jawa Tengah dan melaju ke tingkat nasional. Pada Januari 2025, tim tersebut kembali mencatat prestasi dengan meraih juara kedua estafet 4×100 meter putra tingkat nasional.
Konsistensi latihan kemudian mengantarkannya menembus Babak Kualifikasi Porprov. Meika lolos pada nomor individu 100 meter dan menjadi bagian dari tim estafet 4×100 meter putra Banyumas yang meraih juara kedua kualifikasi. Hasil tersebut memastikan tiket menuju Porprov Jawa Tengah.
“Dia terus berlatih dengan semangat dan motivasi tinggi. Dukungan orang tua, sekolah, serta PASI Banyumas menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasinya,” tutur Kristianingrum.
Apresiasi Keluarga
Sementara itu, Kepala Dusun IV Desa Karangtengah, Amin Fauzi, yang mewakili keluarga, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan pendampingan KONI Banyumas bersama BPJS Ketenagakerjaan, termasuk dalam penyelesaian proses santunan.
Atas nama keluarga dan pemerintah desa, ia mengapresiasi kontribusi KONI Banyumas dalam mendukung perjalanan prestasi almarhum.
Santunan Rp70 juta tersebut bukan sekadar bantuan finansial bagi keluarga yang ditinggalkan. Lebih dari itu, penyerahan ini menjadi pengingat bahwa pembinaan olahraga juga harus berjalan beriringan dengan jaminan perlindungan dan penghargaan terhadap dedikasi atlet.
Sebab, di balik setiap prestasi olahraga, ada manusia yang berjuang, keluarga yang mendukung, dan tanggung jawab untuk memastikan perjuangan itu tetap mendapat penghargaan.
Pewarta : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








